Terbaru di Persma http://www.persma.com/ Artikel terbaru di Persma id Mon, 6 Feb 2012 00:00:00 GMT Fri, 10 Feb 2012 16:42:59 GMT http://www.persma.com/rss/berita.xml Persma info@persma.com info@persma.com 10 Inspirasi Besar: Mahasiswa Harus Bangun Solusi http://www.persma.com/baca/2012/02/06/inspirasi-besar-mahasiswa-harus-bangun-solusi.html Sebagaimana seorang Nelson Mandela, Bung Karno, dan Raden Ajeng Kartini. Para pahlawan itu menjadi orang-orang besar, karena protes kebijakan yang berpengaruh baginya <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/02/06/inspirasi-besar-mahasiswa-harus-bangun-solusi.html">http://www.persma.com/baca/2012/02/06/inspirasi-besar-mahasiswa-harus-bangun-solusi.html</a> Roy Pengalaman http://www.persma.com/baca/2012/02/06/inspirasi-besar-mahasiswa-harus-bangun-solusi.html#artikel Mon, 6 Feb 2012 16:35:50 GMT http://www.persma.com/baca/2012/02/06/inspirasi-besar-mahasiswa-harus-bangun-solusi.html#artikel Tragedi Kemanusiaan di Tugu Tani http://www.persma.com/baca/2012/02/06/tragedi-kemanusiaan-di-tugu-tani.html Ini seharusnya menjadi bisikan bagi Presiden SBY, bahwa beliau harus membenahi ego sektoral para stakeholders (penentu kebijakan) lalu lintas jalan. <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/02/06/tragedi-kemanusiaan-di-tugu-tani.html">http://www.persma.com/baca/2012/02/06/tragedi-kemanusiaan-di-tugu-tani.html</a> Roy OOT http://www.persma.com/baca/2012/02/06/tragedi-kemanusiaan-di-tugu-tani.html#artikel Mon, 6 Feb 2012 16:39:30 GMT http://www.persma.com/baca/2012/02/06/tragedi-kemanusiaan-di-tugu-tani.html#artikel Diklat jurnalistik Kritis http://www.persma.com/baca/2012/02/04/diklat-jurnalistik-kritis.html Diklat Jurnalistik Kritis <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/02/04/diklat-jurnalistik-kritis.html">http://www.persma.com/baca/2012/02/04/diklat-jurnalistik-kritis.html</a> Chya Estetika Laporan http://www.persma.com/baca/2012/02/04/diklat-jurnalistik-kritis.html#artikel Sat, 4 Feb 2012 21:41:23 GMT http://www.persma.com/baca/2012/02/04/diklat-jurnalistik-kritis.html#artikel Indonesia Tionghoa dan Identitas http://www.persma.com/baca/2012/01/26/indonesia-tionghoa-dan-identitas.html Sampai hari ini, masih banyak pihak yang mempertanyakan loyalitas kelompok Indonesia Tionghoa pada negara ini. Pada banyak kesempatan, mereka disamakan dengan orang-orang Yahudi yang tersebar di berbagai negara. Diumpamakan sebagai tikus di lumbung padi yang akan menjadi orang pertama yang melarikan diri jika terjadi kebakaran di lumbung padi. Pada perumpaan yang sama pula, mereka dianggap sebagai orang yang hanya mengeruk keuntungan dan kekayaan dari negara yang mereka tinggali tanpa merasa perlu berkontribusi bagi pembangunan negara ini. <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/26/indonesia-tionghoa-dan-identitas.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/26/indonesia-tionghoa-dan-identitas.html</a> Anastasia Satriyo Tematik http://www.persma.com/baca/2012/01/26/indonesia-tionghoa-dan-identitas.html#artikel Thu, 26 Jan 2012 23:16:36 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/26/indonesia-tionghoa-dan-identitas.html#artikel Kode Etik untuk Kapitalis? (Sebuah Jawaban untuk Defy Arbimapala) http://www.persma.com/baca/2012/01/23/kode-etik-untuk-kapitalis-sebuah-jawaban-untuk-defy-arbimapala.html Defy Arbimapala dalam tulisannya berjudul Kode etik Pemodal harus ada (catatan slengekan: keluh para buruh media) menyatakan bahwa permasalahan media massa pasca Orba terletak pada tak bertambah baiknya kualitas pemberitaan dan proses pembentukan opini publik. Ia menyatakan bahwa hal ini disebabkan perselingkuhan Pemodal (pengiklan dan pemilik saham atau owner) dan Media itu sendiri, terhadap Market atau pasar. Terhadap hal ini Defy menawarkan solusi perumusan bersama kode etik pemodal dan pengiklan. Tawaran ini dianggap sebagai tambahan untuk melengkapi kode etik jurnalistik. Pertanyannya adalah bisakah pemodal (baik pengiklan, penanam saham, maupun pemilik media) diikat dalam aturan kode etik? Bisakah pemodal atau lebih tepatnya kapitalis tunduk pada aturan hukum? <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/23/kode-etik-untuk-kapitalis-sebuah-jawaban-untuk-defy-arbimapala.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/23/kode-etik-untuk-kapitalis-sebuah-jawaban-untuk-defy-arbimapala.html</a> Luki Tematik http://www.persma.com/baca/2012/01/23/kode-etik-untuk-kapitalis-sebuah-jawaban-untuk-defy-arbimapala.html#artikel Mon, 23 Jan 2012 23:33:03 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/23/kode-etik-untuk-kapitalis-sebuah-jawaban-untuk-defy-arbimapala.html#artikel KONGRES XI PPMI http://www.persma.com/baca/2012/01/13/kongres-xi-ppmi.html Forum terbesar pers mahasiswa akan segera tiba. Siapkan laku, hati dan pikiranmu. <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/13/kongres-xi-ppmi.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/13/kongres-xi-ppmi.html</a> Defy Arbimapala Laporan http://www.persma.com/baca/2012/01/13/kongres-xi-ppmi.html#artikel Fri, 13 Jan 2012 13:51:46 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/13/kongres-xi-ppmi.html#artikel Soal Kerja? Belajarlah dari Pengalamanku http://www.persma.com/baca/2012/01/13/soal-kerja-belajarlah-dari-pengalamanku.html http://www.zulkarnainimasry.blogspot.com/ <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/13/soal-kerja-belajarlah-dari-pengalamanku.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/13/soal-kerja-belajarlah-dari-pengalamanku.html</a> zulkarnaini Masry Pengalaman http://www.persma.com/baca/2012/01/13/soal-kerja-belajarlah-dari-pengalamanku.html#artikel Fri, 13 Jan 2012 02:03:02 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/13/soal-kerja-belajarlah-dari-pengalamanku.html#artikel Mari Belajar Mendengar http://www.persma.com/baca/2012/01/13/mari-belajar-mendengar.html Saat pertama saya masuk di organisasi kampus, saya diberikan materi keorganisaian. Kata mereka, "Dengan berorganisasi kita secara tersendiri akan terdidik untuk berani bicara di depan.". Memang tak salah. Karena di organisasi kemahasiswaan adalah tempat kita belajar menjadi pemimpin. Untuk menjadi pemimpin tentu kita harus pandai bicara, atau setidaknya berani bicara.Nah, saat ini saya berpikir.Ada satu pelajaran lain yang lupa ditanamkan saat saya di organsiasi tersebut. Yaitu, belajar mendengar. Ternyata dalam kehidupan sehari-hari kita sangat sukar  memposisikan diri sebagai pendengar. Ada kalanya, ketika kita berada dalam satu kelompok, di mana teman-teman kita bicara tak habis-habisnya. Kita di situ seolah diajak hanya untuk menjadi pendengar budiman. Meski tidak ngamuk, dalam hati sedikit banyak kita akan jenuh juga. <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/13/mari-belajar-mendengar.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/13/mari-belajar-mendengar.html</a> zulkarnaini Masry Pengalaman http://www.persma.com/baca/2012/01/13/mari-belajar-mendengar.html#artikel Fri, 13 Jan 2012 01:41:18 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/13/mari-belajar-mendengar.html#artikel Budak di negeri sendiri http://www.persma.com/baca/2012/01/12/budak-di-negeri-sendiri.html   Beberapa waktu belakangan ini banyak sekali kasus-kasus kekerasan yang terjad di negeri tercinta ini,kasus tersebut di mulai dari bentrok antar suku,bentrok dengan aparat keamanan maupun bentrok antar warga.hal ini sungguh miris jika kita rasakan apalagi dengan semboyan bhienika tunggal ika yang kita anut sekarang ini seharusnya hal-hal yang demikian itu tidak perlu terjadi.Kejadian di mesuji-lampung,Bima-NTB,penembakan di Aceh merupakan cerminan bahwa keadilan di negeri ini tidaklah berpihak pada rakyat kecil, para korban kebanyakan adalah rakyat kecil dan pelaku utamanya adalah Polisi yang notabenya sebagai pengayom rakyat,pelindung rakyat,pelayan rakyat malah menjelma menjadi "Hantu Rakyat'. <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/12/budak-di-negeri-sendiri.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/12/budak-di-negeri-sendiri.html</a> Azis Obsesinya Laporan http://www.persma.com/baca/2012/01/12/budak-di-negeri-sendiri.html#artikel Thu, 12 Jan 2012 11:59:59 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/12/budak-di-negeri-sendiri.html#artikel Setitik Bulatan di Peta Buta dan Hal Lainnya http://www.persma.com/baca/2012/01/06/setitik-bulatan-di-peta-buta-dan-hal-lainnya.html Kemarin ini saya habis membaca tentang Danau Poso di koran Kompas tanggal 3 Januari 2012. Pada artikel tersebut digambarkan keindahan danau terbesar ketiga di Indonesia itu dengan penduduk setempat yang masih tradisional dan memegang nilai-nilai kearifan lokal. Di pojok kiri bawah artikel, terdapat peta kecil lokasi danau ini di wilayah Sulawesi Tengah. Saya tersadar, sesungguhnya Indonesia yang saya kenal dan pelajari sewaktu di sekolah dasar adalah titik-titik dan ceruk yang terdapat di peta buta. <br /><br />Posting lengkap dapat ditemukan di: <a href="http://www.persma.com/baca/2012/01/06/setitik-bulatan-di-peta-buta-dan-hal-lainnya.html">http://www.persma.com/baca/2012/01/06/setitik-bulatan-di-peta-buta-dan-hal-lainnya.html</a> Anastasia Satriyo Tematik http://www.persma.com/baca/2012/01/06/setitik-bulatan-di-peta-buta-dan-hal-lainnya.html#artikel Fri, 6 Jan 2012 23:59:26 GMT http://www.persma.com/baca/2012/01/06/setitik-bulatan-di-peta-buta-dan-hal-lainnya.html#artikel