Artikel Luki

Kode Etik untuk Kapitalis? (Sebuah Jawaban untuk Defy Arbimapala)   5 Bagus +2 Defy Arbimapala dalam tulisannya berjudul Kode etik Pemodal harus ada (catatan slengekan: keluh para buruh media) menyatakan bahwa permasalahan media…
Selamatkan Bahasa Indonesia!   2 Perlu +4 Apa yang membuat seorang pemuda Batak merasa sama dengan pemuda Jawa? Apa yang membuat pemuda Papua tidak merasa berbeda dengan pemuda Sunda? Apa yang…
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Bermasalah   0 Bagus +2 Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) jadi polemik baik di kalangan buruh maupun pemerintah. Pihak pendukung pengesahan…
Fundamentalisme Agama dan Imperialisme – Bersekutu atau Berseteru?   1 Perlu +3 Pada kenyataannya fundamentalisme Islam di dunia modern merupakan buah pikiran dari John Foster Dulles, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) di era Kepresidenan…
Muasal Hari Buruh Internasional (Mayday)   3 Penting +3 Kaum buruh sedunia, bersatulah!
Buruh Tolak Kriminalisasi   1 Penting +2  
Kepemilikan Marinir atas Tanah Puslatpur Cacat Hukum   1 Responsif +1 Tanah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) yang dikuasai Marinir atau Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di Kabupaten Malang selama puluhan…
Nelayan Indonesia Harus Berdaulat di Negeri Maritimnya Sendiri   2 Penting +1 6 April adalah Hari Nelayan Indonesia. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa di negeri yang 2/3 wilayahnya terdiri dari perairan ini kesejahteraan kaum…
Ode untuk Mia   3 Responsif +7 Selamat tinggal, kawan Mia. 18 hari sudah engkau tinggalkan manusia dan buminya yang fana. Tak banyak yang mengenalmu namun mereka yang mengenangmu tidak…
Membela Agama dan Membela Komunisme   0 Perlu +6 Surat kabar pagi itu memuat kabar yang sebenarnya tidak mengejutkan tapi tetap menjengkelkan: Opera-narasi Tan Malaka dilarang diputar. Batu TV didatangi…
Membongkar Kedok Kurikulum Kewirausahaan dan Kurikulum Komersil   3 Responsif +4 Kewirausahaan adalah kontradiksi.  Karena di satu sisi rezim gencar mengampanyekan kewirausahaan, di sisi lain selalu memberikan kebijakan menyudutkan…
Anti Subyektivitas-Emosional   6 Responsif +6 Anti Subyektivitas-Emosiona l