Dengan kemajuan teknologi yang sulit di prediksi, pers mahasiswa harus mampu membaca perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk bersaing dengan pers umum
@Bu Kancit: Nasionalisasi Beras kiranya mengganggu anda, dahulu daerah tempatmu mencari ilmu makan Jagung, dan di ujung timur negeri ini makan sagu, akal-akalan saja kita dipaksa makan…
Kita-pun sebenarnya berhalusinasi, melihat segalanya seakan-akan baik atau-pun seakan-akan buruk, apa yang kita cari dari kehidupan berbangsa dan bernegara ini?
pengetahuan bahassa asing itu perlu agar kita tidak di akali orang asing, pertanyaanya apakah presiden ita tideak di akali orang asing, atau malah beliau yang terhormat sebenarnya…
Pendidikan kita terjebak dengan pasar, bahkan dnegan entengnya para birokrat mengatakan, siswa kita sudah siap dengan permintaan pasara, kenapa pendidikan tidak mengatur pasara, malah…
@bu: Goa mu sungguh tidak nyaman, penuh intrik
@andi: dan akankah nasibmu seperti itu juga pak AnDi dewi shinto laa weleh-weleh: Kau belum tau tentang Bu kancit, heheh
Seandaianya Anda Mahasiswa di Negeri JIN seperti apa? Kita terus memberontak, kita terus saja berkata idealisme, kita terus harus yakin perjuangan kita adalah letupan emosi pemuda.
—Tantangan Eksistensial Pers Mahasiswa
—PUASA PECEKLIK,
—Menghindari Makan Nasi
—DEMO SOLIDARITAS HMI BANGKALAN
—Mahasiswa Ojo Gumunan: Jangan Terjebak Ilusi
—Kutu Buku VS Kutu Google
—Pragmatik "Kebohongan"
—ISPRIMA Indonesia Student Print Media Awards
—Bilingual: Dari Film Hingga Pidato Presiden
—Dibalik Kemegahan (Katanya) Cagar Budaya
Kapan waktu untuk media alternatif itu?
—Bola di Tengah Masalah Bangsa
—Membongkar Kedok Kurikulum Kewirausahaan dan Kurikulum Komersil
—Junok
—Duka Cita Untuk Omi
—Surga Ani
—Dari Hati yang Paling Dalam; Tulisan Ini Layak Pantau
—Tuhan di Sekitar Gempa 1 November 1755 (2)
@andi: dan akankah nasibmu seperti itu juga pak AnDi
dewi shinto laa weleh-weleh: Kau belum tau tentang Bu kancit, heheh
—Pak Beye.
—Seandainya Saya Bukan Mahasiswa FE Unej
—Junok