ini merupakan bukti bahwa toilet temen-temen sastra di Unej memiliki tingkat kepedulian kepada bangsa yang tinggi sehingga gak sempat berak, kencing, mandi, dan kegiatan +++ di dalam…
semoga cahaya mentari masih menerangi jalan para pemuda yang setia mengemban tugas dari pemuda 81 tahun yang lalu, karena mereka semua udah pada mati...
Mahasiswa punya bagian sendiri untung membangun bangsa, terutama dalam hal yang telah dipaparkan di atas. mahasiswa adalah kaum terpelajar dimana ada tugas yang lebih penting dari…
oleh karena itu ilmu pengetahuan semakin pesat perkembangannya, dikarenakan tekanan yang terjadi bagi dunia hingga manusia yang dampaknya akan berimbas kembali kepada manusia. untunglah…
memang benar kita telah kehilangan jati diri pendidikan.. Indonesia memiliki tokoh pendidikan dengan konsep yang menurut saya sudah terperinci sekali, walaupun baru sedikit saya membaca…
tulisan yang baik dapat menjelaskan apa isi dan makna dari tulisan tersebut.... namun akan lebih jelas lagi apabila tulisan itu dijelaskan dengan cocot manusia yang telah dianugrahkan…
setuju sekali dengan pemaparan mas fajar kelana.....
modal cocot semua bisa-bisa aja dijadikan, dari yang ada menjadi ndak ada dan yang ngak ada jadi ada...
yang penting posting
—Perlengkapan perang
betul betul betul (ipin dan upin)
—Lansia apa Lansial ya.....
—Pancasila, Sudah lupa tuh…..
—Mengenal Bubuhan Banjar
^^ peace
—Sampah Mampet, Selamat Pagi Ketidakpe(r)dulian
emang Unej yang aneh...
—Universitas Jember dan Toiletnya
—Toilet Fakultas Sastra Unej Paling Artistik
—Kembali ke janji 81 tahun yang lalu
trus gmn dunk....
—Secangkir kegelisahan Orma
—Mahasiswa Siap Jadi OPOSISI
—Efisiensi Kertas Untuk Lingkungan Hijau
—KRITIK PENDIDIKAN : DILEMA KESADARAN KRITIS MAHASISWA
—Omong2 Ala Persma
modal cocot semua bisa-bisa aja dijadikan, dari yang ada menjadi ndak ada dan yang ngak ada jadi ada...
—Omong2 Ala Persma