Meski Dihadang Polisi, Aksi Tolak Semen Tetap Berjalan 1

Selasa, 27 Sep '11 09:02

FH Jastis - Aksi penolakan terhadap pembangunan pabrik semen di kawasan Pegunungan Kendeng mendapat penolakan dari pihak Kepolisian. Meski begitu, Jaringan Masyarakyat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) mengaku tetap akan menyelenggarakan aksi bertajuk ‘Dewi Sri Nggrantes' itu.
Pihak kepolisian memita warga untuk tidak melakukan aksi tersebut dengan alasan bertepatan dengan serah terima Bupati Pati dan bersamaan dengan rapat paripurna anggaran serta kejadian bom Solo.
Setelah bernegosiasi dengan kapolres Pati disukolilo, kapolres tetap meminta agar aksi ditunda demi keamanan.
Penolakan ini tidak mengendurkan niat warga. "Dari hasil musyawarah antara JMPPK dan warga, akhirnya aksi ‘Dewi Sri Nggrantes' akan tetap dilaksanakan sesuai rencana semula, dengan semua konsekuensi yang ada" sebut Chandra Buana, salah satu peserta Aksi, Senin (26/9) sore.
"Napak Budaya Tani di Pati tanggal 27 September 2011 Pukul 09.00 WIB lokasi acara di Pindah di Sawah di Pinggiran Punden Sunan Geseng, Dukuh Curug, Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo Pati-Info JMPPK" sebut seniman wayang suket, Slamet Gundono lewat pesan singkatnya, Selasa (27/9) pagi.
Sebelumnya pada hari Senin (26/9) pukul 19.00 WIB kemarin, warga dan JM-PPK mengadakan acara sarasehan dengan masyarakat sekitar dengan tema "Krisis Alam dan Krisis Budaya"
Serangkaian aksi ini dibuat untuk menunjukan penolakan terhadap pendirian Pabrik Semen di kawasan Pegunungan Kendeng di Desa Tambakromo. Menurut beberapa ahli eksloitasi kawasan tersebut akan berdampak luas pada kerusakan alam yang bersifat makro. Bukan hanya pada kawasan tersebut, namun berdampak lebih luas yaitu ke kawasan Jawa Tengah. (jfr)


Tag: aksi, Sukolilo, Pegunungan Kendeng, AMDAL, Tambakromo, JM-PPK

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Ubal-ka 0 0
Semen gresik dikabarkan masih ngeyel dirikan pabrik di kawasan sukolilo dengan mengajukan PK atas putusan MA yang membatalkan ijin pendirian pabrik semen tersebut, ... mau apa mereka sebnarnya?, Pegunungan Kendeng bukan aset untuk segelintir orang, STOP EKSPLOITASI,

Silahkan login untuk memberikan pendapat