KONFLIK PENDIRIAN PABRIK SEMEN DI TAMBAK KROMO: TIDAK ADA NEGOSIASI UNTUK KESEJAHTERAAN 0

Kamis, 12 Mei '11 07:39

Wilayah Pegunungan (Kars - Batu Gamping) Kendeng di Tambak Kromo kini jadi sengketa. Wilayah yang memiliki kekayaan alam melimpah ini sejak awal tahun 2011 terus diincar oleh perusahaan semen. Rencananya di daerah tersebut bakal dibangun pabrik semen oleh P.T. Sahabat Mulia Sakti (SMS). P.T. SMS adalah anak dari perusahaan semen terkemuka, Indocement.
Kini masyarakat yang mempertahankan tanah tersebut mendapat tekanan bertubi - tubi. Mereka dikepung oleh nyaris seluruh aparat Desa, 53 lebih Lembaga Swadya Masyarakat (LSM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa di daerah mereka (Pati-red) serta preman yang sengaja diturunkan untuk menekan psikis para warga.
Dari data yang kami peroleh, menteri Perhutanan dan Gubernur Jawa Tengah telah mengeluarkan ijin untuk pendirian pabrik. Padahal jika diteliti lebih lanjut, pemberian ijin pabrik tersebut tidak memenuhi standar baku prosedur perijinan. Tidak ada Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang mengiringi pemberian ijin tersebut. Ini jelas konspirasi gila antar pemodal dan penguasa. Dan ujung - ujungnya tentu saja masyarakat yang dirugikan.
Sekilas tentang pegunungan Kendeng
Menurut pakar lingkungan hidup, Pegunungan kendeng merupakan Kawasan Lindung Geologis. Pengrusakan kawasan pegunungan Kendeng dapat berdampak luas pada kerusakan alam di lingkungan sekitar. Bahkan bisa berdampak pada bencana alam dan pemanasan global yang cukup signifikan.
Pegunungan Kendeng merupakan deretan perbukitan yang memanjang mulai dari Wilayah Kabupaten Grobogan Jawa tengah hingga Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Pegunungan Kendeng yang berada di Kabupaten Pati lokasinya memanjang sekitar 35 kilo meter mulai dari Kecamatan Sukolilo hingga Kecamatan Pucakwangi. Di lokasi ini terdapat berbagai macam kekayaan alam mulai dari ratusan mata air, puluhan tebing yang indah, pepohonan yang asri sebagai pengendali air dan mengurangi banjir hingga puluhan goa yang eksotik.
Ratusan mata air di pegunungan Kendeng saat ini menjadi penopang sekitar 45% kebutuhan air masyarakat Pati, Masyarakat petani di wilayah bawah pegunungan bergantung pada pengairan di pegunungan tersebut. Dalam hal ini pemerintah tidak mampu menyediakan saluran irigasi untuk petani. Aliran air yang berasal dari pegunungan ini menjadi satu-satunya penyuplai air untuk pertanian.
Pegunungan Kendeng adalah pegunungan terakhir di tanah Jawa. Pengrusakan kawasan tersebut akan menimbulkan ketidak seimbangan alam di tanah jawa. Ujung - ujungnya tentu saja, untuk mempertahankan keseimbangan alam, bencana adalah mekanisme paling tepat. Selain memiliki manfaat dalam bidang geologis, pegunungan tersebut juga memiliki sisi historitas yang tinggi.
Manipulasi Oleh Pabrik Semen
Hingga Artikel ini turun P.T. SMS secara konsisten melakukan berbagai manipulasi untuk memuluskan jalan mereka. Kejanggalan demi kejanggalan mulai terlihat manakala P.T. SMS mengakui telah mengantongi beberapa ijin dari pihak terkait. Manipulasi pertama yang mereka lakukan adalah dengan merubah hasil diskusi menjadi sebuah kesepakatan.
Menurut penuturan salah satu anggota Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK),Diskusi yang dilakukan oleh 53 LSM dan Organisasi di Pati pertengahan April silam adalah diskusi yang berlangsung tanpa adanya kesepakatan apapun. Namun uniknya, dalam berita acara diskusi yang dilampirkan ke pejabat terkait, terdapat beberapa butir kesepakatan yang salah satunya menyebutkan bahwa warga mengerti tentang aktivitas dampak lingkungan yang akan terjadi dan menyetujui pendirian pabrik semen tersebut.
Hal ini sontak membuat JMPPK geram, pasalnya mereka terang - terangan menolak pendirian pabrik semen tersebut saat diskusi. JMPPK yang selama diskusi mendapat tekanan psikis oleh seluruh peserta lain ini malah menyarankan pemerintah untuk kembali menghidupkan sektor pertanian untuk kesejahteraan masyarakat tani di Tambak Kromo dan beberapa daerah lain di Pati, atau bahkan di seluruh Indonesia.
Selain itu, proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di pabrik tersebut juga bermasalah. P.T. SMS mengaku AMDAL akan dibuat salah satunya oleh Akademisi Universitas Gajah Mada (UGM), namun ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, UGM mengaku tidak ada jadwal untuk melakukan AMDAL. Pihaknya tidak dikontak siapapun untuk melakukan AMDAL.
Masalah Tambak Kromo ini bukan sekedar masalah orang Pati saja. Masalah ini adalah masalah kita bersama. Terutama masyarakat jawa. Pegunungan itu adalah satu - satunya yang kita miliki sekarang. Hanya kita yang mampu mempertahankannya.
Maka ketika Pemodal dan Birokrat bersatu, dan membentuk kekuatan dengan berbagai cara untuk mencari kemakmurkan diri mereka masing - masing, maka hanya satu kekuatan yang mampu menghancurkan konspirasi gila ini. Yaitu Kekuatan Massa.. Persatuan.. Bukankah kita hidup untuk saling berbagi kawan..,
PERTAHANKAN BUKIT TERAKHIR KITA!!!


Tag: Persma

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat