Jember Merayakan Earth Hour 0

Senin, 4 Apr '11 19:38

JEMBER - Tak kurang dari 25 remaja berjalan beriringan menuju gedung DPRD Jember (28/3) Sabtu kemarin. Beberapa dari mereka meluncur menggunakan skateboard.

Hari itu para skater yang tergabung dengan Skater Kampung  Jember (SKJ) sedang melakukan kampanye mengenai Earth Hour. Sebuah kampanye dari World Wildlife Foundation (WWF) yang mengajak individu, masyarakat dan pemerintah  untuk mematikan listrik selama satu jam sebagai bentuk solidaritas dalam menghemat energi dan menyelamatkan lingkungan sekitar kita.

Iringan remaja itu kemudian berhenti di sekitar di gedung DPRD kabupaten Jember. Setelah berkoordinasi sejenak, para remaja tadi membagikan kertas berisi selebaran kampanye dan stiker yang bertuliskan; Mendukung Kampanye Earth Hour.

Para skater tersebut berhenti di tiga titik untuk memberikan selebaran kampanye Earth Hour, yaitu di depan gedung DPRD Jember, lampu merah pertigaan Patrang, dan alun-alun kota Jember. Sesudah selesai membagikan selebaran tersebut di depan gedung DPRD para skater tersebut melanjutkan perjalanan ke lampu merah pertigaan Patrang.

Radit salah koordinator acara tersebut mengatakan bahwa aksi tersebut berusaha untuk mengajak para warga Jember untuk ambil bagian dari kampanye dunia dalam penghematan Energi. "Ya awalnya untuk pemberitahuan saja, nanti semoga bisa menjadi kebiasaan dalam berhemat," ujarnya.

Acara yang pada awalnya dimulai  pada 2007 tersebut memang semakin banyak dilakukan. Pada 2008 saja tercatat delapan juta orang di 35 negara melakukan kampanye Earth Hour. Dikabarkan acara Earth Hour tahun ini menjadi gerakan lingkungan terbesar di dunia karena diikuti oleh 126 negara dan lebih dari 4000 kota di dunia.

Di Indonesia saja ada lima kota yang mengikuti kampanye tersebut. "Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, Bandung dan Bali sudah melakukan kampanye ini," kata Radit. Kedepannya ia berharap bahwa Jember akan ambil bagian dari kampanye ini. Hal ini menurutnya adalah usaha untuk menjadikan kota Jember menjadi salah satu bagian dari gerakan dunia.

Para pengguna jalan di sepanjang jalan menuju alun-alun awalnya merasa kaget dengan keberadan para skater yang meluncur di jalanan Jember tersebut. Rudi Prahara, salah satu dari pengguna jalan, meski agak merasa tergganggu merasa senang, karena adanya kampanye dari komunitas ini. "Saya senang ternyata ada yang peduli dengan Earth Hour," katanya.

 

 

 


Tag: skateboard, earth day, laporan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat