Angkutan Umum Murah Dan Massal 0
Kamis, 10 Feb '11 14:24
"Apa Transportasi Umum dalam kota yang masih bertahan dan paling diminati hingga saat ini di Surabaya?"
"Bus Kota" adalah jawabannya. Pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi seperti sepeda motor, mobil, truck dll dari hari ke hari, bulan ke bulan hingga tahun ke tahun terus beranak pinak menjadi banyak hingga membuat jalanan semakin padat dan kian sesak. Pemerintah pusat khususnya pemerintah kota menjadikan alat transportasi umum menjadi alternatif mengurangi jumlah kemacetan dan padatnya laju lalu lintas kota.
Bus kota merupakan satu dari sekian pilihan angkutan umum yang masih bertahan dan massal digunakan para warga Surabaya maupun pendatang. Bus kota yang saya maksud disini adalah Bus Damri, yang merupakan pilihan ekonomis warga Surabaya, dengan tarif Jauh-Dekat yang murah: Tarif Bus Ekonomi fasilitas AC alami cukup dengan Rp.2500 saja, sedangkan Bus dengan AC beneran dibanderol dengan tarif Rp.4000, cukup ekonomis di zaman krisis sekarang ini. Damri merupakan salah satu perusahaan Bus kota milik pemerintah yang terus menerus mengupgrade dan memperbaiki armada busnya. Dahulu bus Damri hanya ada Bus Ekonomi dengan AC alami alias Angin Cendelo, sekarang Damri mengeluarkan Bus Patas dengan tarif ekonomis dengan fasilitas AC beneran.
Selain harganya yang murah dan trayek perjalanan yang relatif jauh, Bus Damri juga mampu menampung jumlah penumpang yang tidak sedikit (Kalo penuh dan diisi penumpang hingga berdiri mampu memuat 80 orang lebih). Dengan bentuk yang panjang, tinggi serta besar, Bus Damri cukup menakutkan bagi kendaraan lain, ditambah bunyi klaksonnya yang keras dan memekakkan telinga membuat kendaraan lain merasa takut apabila berada di belakangnya. Belum lagi dengan tinggi serta besar kaca bus pada samping kiri dan kanan, menambah nikmat para penumpang bus untuk menikmati pemandangan kota Surabaya (walau hanya melihat gedung-gedung bertingkat, kemacetan lalin serta pasar kaget). Hiburan lainya juga ada dari para pengamen yang rata-rata berbekal gitar dan tepuk tangan, tapi cukup menarik dan menghibur. Antara pengamen satu dengan yang lainnya menawarkan hal yang berbeda-beda (rata-rata pengamen bus kota pada kreatif semua) sehingga para penumpang menjadi tidak bosan berada berlama-lama dalam bus Damri.
Angkutan yang murah dan banyak penikmatnya ini bukan berarti bersih tanpa cela, justru masih banyak sekali kekurangannya. Salah satunya adalah minimnya armada bus Damri ekonomi, membuat calon penumpang bus menunggu dengan waktu yang lama. Polusi hasil pembakaran mesin pada bus Damri juga jarang diperhatikan, rata-rata masih mengeluarkan asap hitam, pekat dan tebal. Halte atau tempat pemberhentian bus, banyak yang tidak dirawat, ini menambah daftar buruk sistem transportasi Bus Damri, sehingga banyak penumpang yang suka memberhentikan Bus Damri tidak pada halte. Keahlian sopir Bus Damri juga patut dipertanyakan, masih banyak yang ugal-ugalan dan tidak jarang memakan korban jiwa akibat kelalaian sang sopir. Jalan khusus untuk Bus Damri di daerah Surabaya belum ada macam jalur Bus Transjakarta alias Busway di Jakarta sehingga kendala utama Bus Damri Surabaya adalah macet dan sering bersinggungan dengan angkutan umum lainnya macam lynn dan becak.
Pertumbuhan penduduk yang kian lama kian meningkat yang akan berimbas pada banyaknya kebutuhan ekonomi macam alat transportasi pribadi membuat fungsi Angkutan Transportasi Umum sangat penting. Sudah sewajarnya pemerintah memfasilitasi dengan lebih baik, macam membuatkan jalur khusus Bus Damri sehingga kemacetan jalan di Surabaya menjadi lebih berkurang dan sedikit teratasi. Kenyamanan dan keamanan juga perlu untuk ditingkatkan, sehingga para pengguna Bus Damri menjadi lebih banyak lagi. Begitupun sistem pembuangan (asap knalpot bus) serta mesin dan kelayakan armada Bus perlu untuk dibenahi dan diperbaiki. Tentunya ini merupakan peran utama pemerintah di samping para warga Surabaya yang juga wajib merawat dan melestarikannya.[]
Tag: Bus Kota, Transportasi Umum

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat