KITA DAN NEGARA BARU 2

Selasa, 8 Feb '11 14:32

  Sebagai rakyat harapan untuk hidup lebih baik selalu ada. Perasaan untuk hidup bermamfaat dan berbaik hati selalu memberikan jalan kesuksesan. Perubahan zaman menuntun manusia untuk terus berbenah kalau tidak - meminjam ungkapan Bung Hatta “zaman besar telah dilahirkan abad, tetapi zaman besar itu hanya menemukan manusia kerdil”. Sebagai rakyat harapan memiliki pemimpin sempurna terkadang jadi impian semenjak awal walau dunia sudah enggan melahirkan pemimpin semacam ini kembali. Rakyat boleh berharap dan berkhayal semua kehidupannya jadi kenyataan, Untuk terus berbefikir positif terhadap realitas yang ada.

  Ilmuwan, akademisi, dan pemerintah, sebagai manusia yang lebih terdidik dari rakyat kecil sebenarnya memiliki tugas untuk mememberikan layanan yang lebih baik bagi rakyat baik tujuan dan cinta untuk membenahi permasalahan sosial.

  Kita tidak perlu bermimpi memiliki negara baru yang lahir kembali tanpa ada kecatatan dalam sejarah kemerdekaannya. No gain without pain selalu menyertai setiap sejarah bangsa, walaupun kita berhak bermimpi memiliki negara baru yang memiliki kekuatan besar yang bisa menghancurkan dan mengarahkan hegemoni negara lain yang angkuh dengan kekuatan militer dan perekonomian. Mimpi untuk hidup besar namun ada makna untuk yang lain bukan untuk mengintimidasi yang lain.

  Sejarah bangsa di negara lain pun merdeka, tidak lepas dari keberadaan kolonial yang tidak bersahabat dengan penduduk setempat. Adanya sejarah bangsa adalah bagian dari nilai dan integritas sebuah masyarakat dalam membenahi diri, kalau negara kita harus mati-matian mengusir kolonial mengapa harus berdiam ketika terjadi sengketa perbatasan dan isu yang mencemarkan nama baik negara kita. Apakah kita telah mati rasa untuk menjadi negara?.

  Kita berhak untuk bertindak  demi hidup berbagi kebahagian untuk sesama. Peristiwa demontrasi di mesir saat ini juga menjadi cerminan bahwa pemimpin yang diktator dan militeristik wajib diturunkan walaupun memiliki dosa yang parah untuk diampuni, walau  Husni Mubarak, President mesir saat ini menyebut aksi demonstrasi yang kini sedang terjadi itu merupakan bagian dari mendestabilisasi Mesir (http://www.harianberita.com). Apalagi INDONESIA adalah salah satu negara yang terpeta dalam jajaran bangsa besar dengan sejarah pengalaman kelam menurunkan pemerintahan yang korup dan diktator.

  Menurut Shofwan Albanna " Ingatlah bahwa bangsa ini juga didirikan oleh para Bapak Bangsa yang tidak kalah hebatnya dibanding para pemimpin-pemimpin terbesar Amerika sekalipun. Terus berjuang! Masa depan baru bangsa ini mungkin akan segera datang tidak lama lagi


Tag: Rakyat, negara, mimpi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

dewi alfath 0 0
oh, husni mubarak
titus ray 0 0
mlihat kondisi indonesia saat ini yang begini adanya ;
hukum yg tumpul, politik kotor, korup dan konflik sara. maka indonesia memerlukan gerakan bsar sprti mesir untuk membubarkan pemerintahan dan diganti dengan yg baru. pasalnya reformasi yg telah diproleh juga tak mmperlihatkn hasil yg diinginkan. malahan mlahirkan oligarki kekuasaan baru.

Silahkan login untuk memberikan pendapat