LAPORAN KONDISI PENGURUS PPMI NASIONAL (Saat Mukernas) 2

Jumat, 14 Jan '11 23:19

Tidak terasa telah enam bulan berlalu sejak digelarnya acara akbar pers mahasiswa nasional, apalagi kalau bukan Kongres PPMI X yang digelar di Kota Jember. Sebuah keputusan berat tentunya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan nasional organisasi kita tercinta, apalagi kalu bukan PPMI. Sebuah konstruksi baru terbangun dari pagelaran akbar tersebut untuk membenahi organisasi ini.

Tentunya menjadi PR besar buat kita semua untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan PPMI tanpa adanya sebuah komitmen besar dari kita semua untuk tetap pada satu gerbong demi terwujudnya cita-cita dan tujuan tersebut. Dalam mewujudkan tugas tersebut, tentunya bukanlah hanya tugas sekjen sendiri, melainkan merupakan tugas kita bersama yang mengatas namakan diri kita Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI). Hal ini  bertolak pada logika awal bahwa organisasi ini bukanlah milik person tetapi milik kita semua, dalam hal ini anggota.

Disini, dalam acara Musyawarah Kerja nasional (MUKERNAS) VIII PPMI, saya akan mencoba menarasikan kinerja saya selama semester pertama dari masa jabatan saya sebagai Sekretaris Jendral PPMI Nasional.

Kondisi Kepengurusan

Perlu diingat dalam sebuah organisaasi pastilah ada struktur kepengurusannya. Dalam hal ini Sekjen pun tak mampu jikalau tugas secara nasional dijalankan sendirian, perlu adanya tim yang membentuk satu kesatuan demi mewujudkan gerak langkah PPMI kedepan,  Oleh karena itu, dalam semester pertama ini saya mencoba untuk memilih dan memilih serta meminang kawan-kawan dari seluruh anggota PPMI untuk menjadi Badan Pekerja Nasional guna menjalankan roda organisasi selama satu periode kepengurusan agar visi misi PPMI tercapai.

Dalam proses ini telah terasa efek domino dari sulitnya penjaringan kader dari tataran LPM. Jumlah kader yang sedikit di tingkatan anggota PPMI (LPM) berdampak pada jumlah kader yang dikirimkan untuk menjadi pengurus PPMI. Dalam kepengurusan Kota/Dewan Kota saja, Jumlah pengurusnya bisa dihitung dengan jari. Hal ini merupakan efek domino dari minimnya kader di tataran LPM sehingga LPM-pun berfikir dua kali untuk mengirimkan kadernya untuk duduk di kursi panas kepengurusan Kota/Dewan Kota. Pada akhirnya efek domino ini berdampak pula pada kesulitan saya sebagai Sekretaris Jendral PPMI untuk mencari sosok yang pantas untuk bekerja dengan saya guna membangun PPMI dua tahun kedepan.

Akhirnya setelah berpetualaang cukup jauh untuk menentukan siapa orang yang cocok, berkomitmen dan bersedia tentunya dalam membangun PPMI kedepan, pada Mukernas kali ini Saya membawa orang-orang yang saya rasa mampu dan Alhamdullilah bersedia, untuk bekerja sama membangun PPMI kedepan untuk sekjen ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya mengingat kondisi LPM saat ini didera krisis kekurangan kader, T

Status Buku Putih

Pada awal kepengurusan, saya akui terjadi miss communication dengan kepengurusan lama. Hal tersebut disebabkan ambiguitas apakah soal naik cetaknya buku putih PPMI masih menjadi tanggung jawab kepengurusan lama ataukah menjadi tanggung jawab kepengurusan ini. hal inilah yang menyebabkan terkatung-katungnya soal percetakan buku putih PPMI. Setelah terjadi beberapa kontak dengan para pengurus PPMI nasional yang lama akhirrnya menemukan titik terang dimana masalah cetak buku putih menjadi tanggung jawab kepengurusan ini.

Menanggapi tanggung jawab tersebut akhirnya kepengurusan ini mengambil inisiatif dengan mengirim surat permohonan bantuan kepada para alumni PPMI disertai dengan melampirkan buku putih versi soft copy via e-mail.

Berbagai tanggapanpun masuk kepada kami atas surat itu. hal yang paling banyak mendapat tanggapan adalah mengenai isi dari buku putih tersebut. Akhirnya untuk menemukan titik temu dari permasalahan ini adalah dengan mengadakan forum temu alumni PPMI yang dilaksanakan di Surabaya pada tanggal 4 September 2010 yang lalu. Selain mendatangkan para alumni PPMI, dalam pertemuan kali ini juga mendatangkan para pengurus PPMI periode yang lalu yaitu periode 2008-2010 yang notabene selaku penyusun buku putih tersebut.

Dari pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan bahwa akan diadakan revisi kecil dalam isi buku putih dan mengenai naik  cetaknya juga diperoleh jalan terang yaitu dalam memperoleh percetakan akan dibantu oleh salah satu alumni.

Tidak sampai disitu saja, kamipun harus memformat ulang lay-out buku putih dikarenakan tidak memenuhi standart penerbitan. Akhirnya pada tanggal 2 November lalu kamipun mengirimkan hasil dari revisi kecil buku putih tersebut ke penerbitan. Awalnya pada acara Mukernas ini, hasil kerja penyusunan buku putih sudah sampai di tangan kawan semua dan salah satu agenda dalam acara Mukernas ini adalah bedah buku putih tersebut. Tetapi, mengingat buku putih masih dalam proses percetakan akhirnya agenda tersebut kita pikirkan ulang dahulu.

Catatan Kunjungan

Dalam semester pertama masa kepengurusan ini, tercatat beberapa kali saya ataupun pengurus nasional lainnya melakukan kunjungan ke beberapa daerah. Entah itu hanya sebagai kunjungan resmi untuk sekedar mempererat tali persaudaraan, undangan dari pengurus PPMI Kota/Dewan Kota maupun kunjungan untuk mengkonsolidasikan masalah kepengurusan nasional.

Tidak banyak kunjungan yang aku catat disini, selebihnya tertelan oleh kesibukanku atau mungkin kawan-kawan menganggap sebagai kemalasanku

  1. Menghadiri Musyawarah Kota PPMI Dewan Kota Tulungagung (Sekjend dan Sekretaris Biro Umum)
  2. Menghadiri Musyawarah Kota PPMI Kota Malang (Sekjend)
  3. Konsolidasi ke Yogyakarta (Sekjend dan Litbaang)
  4. Kunjungan ke Surabaya (Sekjend)
  5. Konsolidasi persiapan Musyawarah Kerja Nasional ke Madura, Surabaya dan Malang (Sekjend dan Bendahara II Biro Umum)
  6. Musyawarah Kota Jember dan Kunjungan ke Malang (Sekretaris Biro Umum)
  7. Menghadiri Rembug LPM se-Jawa di Ponorogo (All Pengurus)
  8. Mengahadiri Musyawarah Kota PPMI Dewan Kota Mataram (Sekjend)
  9. Konsolidasi dengan kawan-kawan LPM di Kota Denpasar (Sekjend)
  10. Menghadiri temu alumni PPMI di Surabaya (Sekjend)
  11. Menghadiri Up-greeding kepengurusan PPMI Dewan Kota Tulungagung (Sekjend, Sekretaris Biro Umum, Litbang dan Advokasi)
  12. Kunjungan ke Surabaya untuk konsolidasi dengan BP Media Nasional (Sekjend)
  13. Menghadiri Musyawaarah Kerja Nasional PPMI ke-8 di Madura (All Pengurus)

 

Selain itu pula, entah berapa puluh kali pengurus nasional lain juga melakukaan kunjungan ke luar guna mendukung kinerja-kinerja demi terwujudnya tujuan PPMI yang tidak tertulis disini karena keterbatasan waktu dan tempat untuk menuliskan semuanya disini.

Dan entah berapa ratus kali para pengurus lainnya berkoordinasi dengan para pengurus lainnya, baik dalam tataran pengurus nasional lainnya, dengan pengurus PPMI Kota/Dewan Kota ataupun dengaan anggota PPMI (LPM). Semua itu dilakukan demi mempererat rasa kebersamaan diantara anggota PPMI yang pada akhirnya dapat mendukung kinerja-kinerja PPMI ke depan.

Masalah Kesekretariatan

Ibarat sebuah kerajaan, PPMI sebagai organisasi bertaraf nasional juga membutuhkan sebuah ibukota negara untuk menjadi sebuah pusat pemerintahan. Bertolak dari itu semua, akhirnya kamipun berkoordinasi dengan LPM DIMëNSI STAIN Tulungagung mengenai penyediaan kesekretariatan bagi PPMI nasional. Pertimbangan ini juga berdasar pada kedekatan Saya dengan LPM DIMëNSI yang notabene adalah awal jejak langkahku di dunia kejurnalistikan.

Akhirnya LPM DIMëNSI  menyerahkan satu dari dua kantor redaksinya untuk dijadikan kantor sekretariat PPMI nasional. Kantor yang dahulu difungsikan sebagai perpustakaan dan tempat gudang dan tempat koleksi majalah terpaksa kami tambahkan bebannya sebagai sekretariat PPMI nasional.

Adapun alamat kesekretariatan PPMI nasional adalah di Gedung Lantai I LPM DIMëNSI STAIN Tulungagung jalan Mayor Sujadi Timur no 46 Plosokandang Kedungwaru Tulungagung 66221 Telepon 03557778989/085736747060 e-mail sekretppmi@yahoo.com (e-mail untuk sementara masih diblokir domain, solusinya kirim ke e-mail Sekjend PPMI nasional di mahifalandi@yahoo.co.id atau di e-mail Sekretaris Biro Umum PPMI Nasional di adibtamami@gmail.com)

Tidak banyak yang aku tulis disini sebagai narasi semester pertama masa kepengurusan ini. untuk lebih jelasnyaa kawan-kwan bisa tanyakan langsung dalam forum ini.

 



[*] Sekretaris Jendral Nasional PPMI periode 2010-2012. Disampaikan pada Musyawarah kerja Nasional (MUKERNAS) PPMI pada tanggal 11-17 Oktober 2010.


Tag: Persma, ppmi, kondisi, pengurus

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

triyudantoo 0 0
Prokernya mana.....?????
Kenapa tidak dilampirkan sekalian???
Bem Undip 0 0
Kami mengundang seluruh Lembaga Pers Mahasiswa tingkat Nasional untuk mengikuti ISPRIMA. Sebuah event untuk mengapresiasi karya cover majalah dan non-majalah kalian yang telah terbit. Info lengkap silahkan kunjungi http://persmaawar…rdpress.com/

Silahkan login untuk memberikan pendapat