Si.. Gundul Bawa Bencana 1

Jumat, 8 Okt '10 23:19

Hampir setiap saat kita melihat di media elektronik (TV) pemberitaan yang muncul baru-baru ini yang muncul adalah bencana banjir yang ada di indonesia bagian timur yang dijuluki dengan pulau cendrawasih, wasior nama kabupatennya,, beberapa hari yang lalu telah digusur oleh dahsyatnya air bercampur lumpur yang telah meluluh lantahkan seluruh wasior dan hanya menyisakan puing-puing bangunan beserta gelondongan kayu yang hanyut terbawa oleh derasnya arus sungai yang tak lagi mampu menahan debit air yang begitu besarnya, air yang seharusnya terserap oleh pepohonan, dan ranting-ranting ternyata malah menghabiskan ratusan nyawa, bahkan ada puluhan orang hilang beserta harta bendanya, pepohonan yang seharusnya menyerap air hujan ternyata malah ikut hanyut juga menyapu seluruh apa yang ada dihadapannya. Sebuah pertanyaan besar timbul dalam benak kenapa semua ini harus terjadi..? bukankah pulau tersebut masih termasuk daerah hutan belantara?, sebuah pertanyaan yang hampir setiap orang dapat mengiranya, jawabannya adalah mungkin hutannya gundul jadi air yang semestinya ditampung dalam tubuh pepohonan menjadi langsung tanggal landas dan menyapu pemukiman dan akhirnya terjadilah banjir.
  Lalu siapakah yang harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut?, pemerintahkah?masyarakatkah?atau tuhan?, yang jelas kerusakan tersebut terjadi karenah ulah dari ketamakan manusia rakus tak ber-otak, yang seakan tanpa ada rasa dosa dan salah mengeksploitasi hutan di wasior dari mulai tahun90an sampai akhirnya timbul banjir, kenapa kita selalu sadar bahwa ketamakan kita yang telah mengeksploitasi SDA yang tanpa ukuran dapat terasa ketika telah terjadi musibah. Namun menurut saya yang harus bertanggung jawab atas ini semua tiada lain ialah para pemegang kekuasaan yang mengatasnakan untuk mensejahterakan rakyat sehingga memberikan ijin dengan tanpa memperhitungkan dampak akibatnya, kalaupun sudah mengerti namun seolah tak mengerti dan berpura-pura berempati dan bersimpati bahkan memberi petuah agar tidak menebang hutan serta mengeksploitasi SDA dengan berlebihan, namun di lain sisi ternyata mereka sendiri yang meiliki kekuasaan untuk memberikan ijin tersebut, kalau sudah begini siapa yang akan disalahkan?pengusahakah?pemerintahkah?masyarakatkah? mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk mencintai lingkungan dan jangan hanya berkampanye melalui media saja namun tidak ada tindakan yang kongkrit. Sehingga tidak ada lagi "si gundul" yang membawa bencana baik tanah longsor maupun banjir, cukuplah wasior sebagi bahan kita untuk berefleksi, dan membuktikan kecintaan akan lingkungan serta pemanfaatan SDA dengan semaksimal mungkin dengan cara yang arif dan bijaksana tanpa harus ada lagi nyawa tak berdosa melayang sia-sia, walkhusus kepada para pemegang kebijakan agar lebih bijaksana yang tak hanya memikirkan perutnya sendiri. Salam Lestari,,,


Tag: lingkungan hijau adalah hidupku

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Komentar:

kang hery 0 0
siip hijaukankembali hutanku,,,

Silahkan login untuk memberikan pendapat