Malam - Malam, Diwarung Pojok,"Opo'oh?" 4
Rabu, 25 Agu '10 02:23
Malam - Malam, Diwarung Pojok,"Opo'oh?"
(Oleh : Imam Efendi)
Sungguh mengagumkan sekali disaat menikmati kopi hangat dimalam hari, teman - teman menyelipkan diskusi - diskusi ringan seputar kampus, negara dan bangsa. Hampir setiap malam hal itu dilakukan, kalau boleh saya katakan," tiada malam tanpa secangkir kopi plus diskusi".
Serasa ada yang kurang ketika satu malam tidak menikmati kopi diwarung itu, kebetulan bertempat diwarung pojok(sebutan akrab teman - teman), tepatnya sebelah selatan pasar tanjung kota Jember Jawa Timur(maaf bukan promosi). Ketika waktu sudah menunjukkan sekitar jam 23.30, maka kami segera meluncur kewarung tersebut.
Herannya selalu ada saja yang didiskusikan, pokoknya ngga' kehabisan tema. Sambil menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok diskusi itu semakin asyik untuk diikuti. Sampai - sampai seperti ngga' mau pulang kekontrakan(kebetulan ngontrak coy) dari saking asyiknya.
Diskusi itu tidak boro - boro diskusi, akan tetapi ada tahapan - tahapanya. Biasanya berawal dari hal - hal yang tidak serius, misal ngomongin cewek dululah, untuk membuat suasana tidak tegang, kemudian beralih kehal yang lebih serius, seprti kasus - kasus yang lagi hangat saat itu.
Argumenpun sanagat beragam sekali ketika diskusi berlangsung. Misalnya diskusi seputar mahasiswa, seharusnya mahasiswa itu harus bagaimana dalam dunia kampus?. Apakah hanya kuliah saja atau kuliah sambil berorganisasi?. Pandanganpun berbeda - beda dari setiap teman - taman. Semakin asyik saja untuk diikuti.
Kopi hampir habis, "Pak tambah kopinya ". Ungkap salah satu teman - teman ketika secangkir kopi hampir habis. Sambil mengambil rokok eceran, salah satu temanku menawarkan diambilkan rokok atau tidak. " kamu rokok ngga' ". tanya temanku yang mau mengambil rokok. "Ya". Jawabku singkat
Tambah lama tambah asyik, lagi - lagi seperti tidak mau pulang. Samapai - sampai tak terasa waktu sudah menunjukkan kita harus pulang. Waduh harus bersambung dulu nih diskusinya, okelah kalau begitiu. " Ayo balek, bayari sek tapi".ungkap teman - teman saling mengajak pulang. "Siapa ulamg tahun sekarang...ha..ha..ha". Kata pemilik warung pojok bercanda sambil menghitung uangnya.
Saya teringat ucapan salah satu temanku, " aku kalau sudah jam 00.00 keatas ngga' bisa tidur, ngga' tau kenapa, mungkin sudah kebiasaan kali ya". Katanya. Memang betul biasanya sepulang dari warung pojok sekitar pukul 02.00 - 03.00, sesampai dikontrakan teman - teman tidak langsung tidur, kadang masih melanjutkan diskusi dikontrakan sehabis dari warung pojok, "Ngga' ada bosennya".
Wow luar biasa, patut diajungi jempol, sebab dengan begitu teman - teman mendapat banyak tambahan ilmu diluar bangku kuliah, gratis lagi, ilmunya coy bukan kopinya, kalau kopinya bayar coy. Dan hal semacam ini (diskusi - diskusi seperti ini) harus dibudakan dikalangan mahasiswa, karna hal semacam ini dapat memperkaya intelektualitas mahasiswa selaku kaum terdidik.
Meskipun diskusinya tidak dimalam hari seperti yang dilakukan temam - teman. Semisal habis kuliah, kumpul - kumpul diselingi diskusi - diskusi yang bermakna, tidak hanya ngomongin cewek kalau yang cowok dan yang cewek tidak hanya ngomongin cowok (Sory tidak bermaksud nenggurui). Akan tetapi harus ada nilai lebih bagi kita yang akan kita dapat ketika kita "ngumpul". Jangan hanya sekedar kumpul, bubar, habis dah. Hal semacam itu sangat merugikan bagi kita, hanya membuang - buang waktu saja.
Maka dari itu, seorang mahasiswa yang katanya tingkat intelektualitasnya sudah mendekati paripurna, harus memperkaya intelektualitasnya supaya bisa mempertanggung jawabkan intelektualnya. Tidak ha-ho katika ditanya oleh masyarakat tentang sesuatu. Minimal kita bisa menjawabnya. Dan hal itu perlu dilatih, semisal lewat diskusi - diskusi kecil dikampus, kantin maupun kos-an (kontrakan).
Tag: pojok
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Rizki: Bagus

Komentar:
tp jangan cuma diskusi tanpa aksi
karena semua bisa bicara tp tak banyak yg dapat bekerja apa lagi membela sang jelata
hidup mahasiswa....!
semangat baja nan menggelora.....!
meski kadang hanya tebar pesona......!
Gara2 secangkir kopi efeknya bisa meluas seperti ini
Silahkan login untuk memberikan pendapat