Merdeka di Bulan Ramadhan 1
Selasa, 17 Agu '10 14:08
Merdeka,,,,merdeka sekali merdeka tetap merdeka,,,bangkitlah bangsaku dari keterpurukan para penunggang bangsa deangan mengatasnamakan rayat dan demokrsi,,,,,,
Perjalanan bangsa kini telah berjalan selama 66 tahun dari waktu deklarasi bung karno kala itu bahwa menyatakan indonesia telah merdeka dan hingga saat ini tepat pada setiap tanggal 17 agustus pastilah di peringati dengan aneka ragam peringatan mulai dari balap karung sampai pada pidato kenegaraan yang disampaikan oleh orang nomer satu di bangsa ini dengan mengatasnamakan demokrasi dengan penuh nada meyakinkan berstatemen bahwa indonesia kini telah merdeka dengan bukti bahwa angka kemiskinan telah menurun, sungguh capaian yang katanya adalah sejarah yang perlu untuk dicatat karena belum ada manusia yang pernah sesukses beliau dalam menangani kemiskinan, tapi ketika demikain benarnya maka bagaimana nasib putran bangsa yang tinggal di wilyah perbatasan benarkah sudah merasakan kesuksesan pahlawan mereka ketika kenyataan mereka malah lebih suka menggunkan mata uang negri tetangga dalam bertransaksi,, serta pendidikan sekalipun juga beralih kenegri tetangga karena ada jaminan yang meyakinkan di banding tempat mereka di lahirkan,
Sebuah potret kecil yang sedikit menjadi wajah bangsa yang katanya kemiskinan telah menurun dengan drastis, tapi bagaimana dengan bom waktu elpigi,,? kenaikan harga sembako,,,? Mahalnya biaya pendidikan,,,? serta dampak penggusuran PKL (pedagang kaki lima) namun menjamurnya MAAL, SWALAYAN, SUPER MARKET, dan yang sebansanya itulah,,,laksana jamur di musim penghujan, padahal sekarang waktunya kemarau (basah/kering)
Kemerdekaan yang sebenarnya adalah kebebasan, bebas untuk memilih, bebas untuk pandai, bebas dari kemiskinan, bebas dari permainan politik kaum penguasa, bebas dari segala bentuk diskriminasi itulah merdeka yang sesungguhnya namun hari ini yang katanya kita telah merdeka yang ke 65th, ternyata kemerdekaan itu hanyalah diperingati saja tanpa ada hal yang subtansial kita lakukan wal khusus para pemimpin kita untuk menyelesikan persoalan bangsa yang paling menyentuh dengan rakyat diantaranya adalah kemiskinan (pemiskinan), Pendidikan, serta akses perekonomian, ketiga hal tersebut merupakan kebutuhan rakyat yang paling urgen untuk segera diselesaikan dari pada sibuk ngurusi ancaman teroris yang berlebihan, kerena mereka juga putra bangsa yang perlu untuk dibina dan di arahkan bukan malah dibinasakan,,,,Katanya MERDEKA,,,,? kenapa masih ada putra pertiwi yang di bilang teroris,,,?? bagaimana bisa merdeka kalau sama putra bangsa saja sudah tidak percaya,,,?? jadikanlah bulan ramadhan ini sebagai momentun unktuk memaknai kemerdekaan bukan hanya sekedar nilai historis belaka melainkan ada nilai kemanusian serta kemerdekaan tanpa diskriminsi bagi seluruh putra tumpah darah bangsa,,
Mari kita rajut kemerdekaan yang sejati dengan terus memperjuangkan makna kebebabasn dalam media kemerdekaan yang telah kita peringati dirahayu negriku,,,,,
Tag: Dirga hayu negriku

Komentar:
dan tak ada jawaban yang pasti bukan?
aku cm meyakinkan, minimal ada kemerdekaan dalam diri kita sendiri. seringkali kita merasa, sampai sekarang diri kita sendiri masih terjajah. ya, ku coba.
Silahkan login untuk memberikan pendapat