PASCA PEMILUKADA jember 2
Selasa, 20 Jul '10 00:14
Proses demokrasi yang bernama Pemilukada yang katanya para elite politik adalah hajatan rakyat, yang dimana rakyat memiliki kesempatan untuk memberikan hak politiknya melalui pilihan langsung yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintahan yang namanya KPU yang kata UU adalah lembaga yang independen kini telah usai di jember, yang berbarengan dengan hiruk pikunya piala dunia mewarnai proses demokrasi tersebut sehingga menyebabkan partisipasi masyarakat menjadi berkurang. tidak sedikit masyarakat malah lebih tersedot perhatiannya terhadap piala dunia yang menyebabkan angka gol put mencapai 40% lebih. Namun bukan berarti pesta demokrasi terhenti, sosialisasi telah dilakukan dengan berbagai macam cara sampai pada nonton bareng ditempat-tempat strategis dengan harapan masyarakat dapat berpartispasi aktif atas hajatannya tersebut, namun ternyata tidak begitu berpengaruh bagi masyarakat terbukti pada waktu masa pemilihan malah banyak masyarakat yang tidak datang dikarenakan bangun kesiangan kerena begadang tiap malam sehingga angka gol put yang diharapkan menurun malah meningkat.
Sebuah pertanyaan besar muncul, benarkah proses demokrasi yang namanya PEMILUKADA merupakan hajatan rakyat..? apapun namanya proses tersebut telah berjalan dengan tertib dan aman tanpa ada timbul konflik horisontal seperti yang terjadi di daerah lain, bisa dibilang PEMILUKADA JEMBER berjalan dengan tertib dan aman tidak seperti yang ditakutkan oleh beberapa pihak yang pada satu minggu menjelang pemilihan di mulai mengatakan bahwa jember siaga satu namun kekhawatiran tersebut tetepis karena sebagian masyarakat tersihir oleh piala dunia.
Kini PEMILUKADA serta PIALA DUNIA telah usai dengan kemenangan spanyol namun PEMILUKADA telah menyisihkan beberapa persoalan yakni dari 60% pemilih yang datang di TPS hampir 50% lebih di menangkan oleh salah satu calan sedangkan ada 4 pasangan calon dan kini menjadi sebuah persoalan tersendiri dimana ketiga calaon yang kalah mencoba untuk melakukan pelaporan ke MK (Mahkamah Konstitusi) karena disinyalir terdapat kecurangan terkait DPT dan beberapa istansi termasuk PNS dan kepala desa ikut terlibat dan cenderung mendukung salah satu pasangan calaon, namun KPU tidak tinggal diam dengan berpegang telah melaksanakan tugasnya berdasarkan UU maka siap untuk meladeni gugatan tersebut.
Terlepas dari persoalan gugat menggugat, yang diharapkan masyarakat tidak lain adalah ketentraman, keamanan serta mendapatkan jaminanan terkait kesejahteraan dan juga pendidikan. Siapapun yang menang pemerintah daerah dalam hal ini adalah BUPATI memiliki tanggung jawab untuk membirakan apa yang menjadi keinginan masyarakat tersebut, dengan meningkatnya angka gol put dapat dikatakan kepercayaan masyarakat juga semakian turun terlepas dari sihir piala dunia, dengan telah usainya proses demokrasi tersebut diharapkan Bupati yang akan memimpin Jember dapat menjadi seorang pemimpin yang tidak hanya memikirkan dapur pribadinya sendiri namun kemudian dapat menjadi pemimpin yang lebih arif dan bijaksana sehingga mampu membawa jember yang lebih baik, dengan sederetan potensi yang ada terutama potensi Agribisnis dan Agriwisata dengan tidak melakukan eksploitasi terhadap lam karena telah hadir dijember eksploitasi tambang di kecamatan silo, maka oleh sebab itu harapan besar itu dapat di wujudkan oleh bupati terpilih karena dengan tidak melakukan eksploitasi maka kita telah mengurangi dampak Globalisasi.
Tag: pasca pemilukada
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
FF Haq: Biasa
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat