budayaku yang rapuh 0

Senin, 12 Jul '10 15:21

facebook, facebook, dan facebook. selalu ada itu dimana-mana. bahkan walaupun udah pulang kampung saat liburan pasti ada aja yg online dengan facebooknya. kayaknya jejaring sosial ini tak pernah bisa sepi dari penggemar. banyak hal2 yg menarik terjadi, dan banyak pula hal2 buruk yg terjadi gara2 facebook. ketika megang hp halaman yg pertama dibuka facebook. ketika ke warnet yg dibuka facebook. huaaah... cape rasanya. kenapa ya facebook selalu jadi topik hangat. bahkan saat kita kesepian, facebook teman yg tak pernah berheti untuk menghibur.

beruntung sekali orang yg pertama kali menemukan facebook. pasti amalnya terus mengalir karena udah membuat sesuatu yg sangat berguna bagi orang lain, namun aku heran karena sempat terdengar kabar bahwa facebook itu haram. waduh! kontroversial sekali, para pengguna yg mencapai jutaan tiba2 saja di-judge haram. mungkin dimata orang2 berilmu facebook tidak hanya dijadikan sebagai tempat bersalam sapa dan bertemu lewat dunia cyber. namun juga dijadikan ladang mencari uang. anggaplah permainannya seperti poker, yg tidak sedikit dari orang2 yg antusias dan rela mengeluarkan uang hampir jutaan untuk meraup keuntungan dari permainan itu. katanya sih chipnya dijual. wah.... judi dunk. pantas aja diharamkan.

pada intinya seharusya disinilah tindak lanjut dari pemerintah dalam menanggapi pengaruh luar yg masuk ke dalam. aku rasa indonesia memang negara yg mudah sekali budayanya terancam. bagaimana tidak, berbagai pengaruh masuk tanpa filter yg cukup serius dari pemerintah. dapat dikatakan bahwa indonesia merupakan negara lemah, tak lagi mampu dibanggakan sejarahnya yg membanggakan. banyak orang bilang semua kembali kepada individu masing2. tapi seperti yg kita tahu, masing2 individu tidak memiliki kepribadian yg sama. disinilah pemerintah seharusnya mampu menciptakan keseragaman yg mencakup berbagai ras dan kebiasaan tiap masyarakat. namun tampaknya pemerintah terlalu sibuk mengurusi masalah yg lain sehingga melupakan ketahanan negara dalam bidang budaya. aku jadi bingung apakah tidak ada menteri yg menjaga ketahanan negara dalam bidang kebudayaan. atau kah hal seperti ini memang dianggap sepele oleh pemerintah, padahal kuat tidaknya suatu dengara tidak hanya diukur melalui tentara dan militernya saja, tapi juga kuatnya budaya dan peradaban yg dimilikinya. karena budaya merupakan tonggak lahirnya peradaban sedangkan yg lain merupakan pendukung.


Tag: fix

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat