HUTANKU YANG MALANG,,, 4

Rabu, 14 Apr '10 23:12

HUTANKU YANG MALANG,,

Tiada kehidupan yang begitu indah dan menenangkan hati ketika melihat sekelling kita terlhat huijau dedaunan menyapa dengan lambaiannya yang seakan menyejukan hati dan itu tiada lain hutan yang rindang beserta nyanyian kicau burung yang berdendang dipagi hari di balik gemericik laju air curah yang mengalirkan air kejernihan kehidupan. Aneka flora dan fauna menambah nuansa hutan bertambah indah laksana cermin surga yang telah dihadirkan dalam dunia ini, sungguh betapa rahmat tuhan telah tercurahkan tanpa ada suatu apapun yang terlihat menyakitkat ketika ita telah mensyukurnya.

Namun seiring perkembangan zaman dan peradaban mulai dibangun melalu tangan-tangan manusia yang penuh dusta,iri,kedengkian dan amarah serta nafsu kebinatangan yang bangkan melebihi binatang yang sebenarnya merubah kondisi hutan menjadi tumbuh bangunan pencakar langit, suara nyanyian burung diganti dengan gemuruh buldoser yang tanpa ampun menghabisi apapun yang ada dihadapannya, gemericik air berubah menjadi aliran limbah pabrik mengekploitasi seluruh perut bumi tanpa sisa, flora dan fauna menjadi kehlangan tempat berteduh dirampas habis oleh ketamakan manusia yang membabibuta akan penumpukan harta dengan dalih meningkatkan ekonomi negara.

Hutan yang dahulu hijau rindang kini berubah menjadi hamparan gurun sahara yang siap membakar siapa saja yang melintasinya, sehingga pantaslah ketika alam mulai tidak bersahabat dengan manusia yang dipenuhi sifat keserakahan, akbatnya lautan yang tenag dan keindahan ombak yang menyibak karang kini telah muak sehngga memuntahkan seluruh isinya kedaratan kehidupan manusia, gunung yang menjulang seakan menghantarkan kita kelangit kini telah bosan melihat ulah manusia sehingga ia turut pula memuntahkan aliran panas magma kedataran para manusia yang berlmba-lomba menumpuk harta tanpa perduli tangisan dan ceritan para anak yatim dan aum miskn tertindas, dan bila ini tidak segera kita sadari dan mencoba memperbaikinya maka jangan salahan alam ketika ia marah, dan kemarahan alam lebih menakutkan di banding auman harimau maupun srigala,,,,wahai manusia renungkanlah??


Tag: PENTING

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

kang hery 0 0
Wahai manusia jagalah hutan kita...

Wahai pengusa janganlah kau tertipu daya,,,,,,?
sisca civitas 0 0
ehmm,,
bca tlisan ni jd inget kta2nya SOE HOK GIE..

Dia blg, hutan dan daun2 sdah smakin suram,,
angin pun mulai dingin...

brrti dr dLu, keadaan alam kta sperti ini terus ya?
miris,, ngeliat gedung tggi bratus2 hektar,, tapi utk taman kota..?
Rizki 0 0
"Now I see the secret of the making of the best person, it is to grow in the air and to eat and sleep with the earth" (Song of the Open Road :Walt Whitman)
nenden pabelanis 0 0
dalam al-quran pun sudah disuratkan bahwa telah tampak kerusakan di muka bumi karena ulah tangan manusia.

yang berbuat itu yang harus bertanggung jawab, karena manusia yang merusak, maka manusia yang harus mengembalikannya. Anda merasa manusia? silakan ikut merehabilitasi bumi kita tercinta ini, tak usah repot-repot bikin kampanye dengan dana yang melimpah, cukup menanamkan kesadaran untuk diri sendiri, sambil mencoba mengajak orang-orang terdekat di sekitar kita.

Silahkan login untuk memberikan pendapat