Menulis yuuk..! :) 0
Senin, 12 Apr '10 14:51
Sebuah masalah klasik yang sering dirasakan oleh para penulis pemula, atau yang ingin menjadi penulis *seperti saya* adalah hilangnya semangat untuk menulis, atau tiba-tiba tidak ada ide, atau mungkin sebenarnya ide atau yang ingin ditulis itu banyak sekali, tapi bingung mau nulisnya seperti apa, saya pun beberapa waktu belakangan ini sering tiba-tiba kehilangan mood untuk menulis, sampai-sampai ada lumayan banyak draft tulisan yang sampai saat ini belum sempat untuk diselesaikan.
Nah, sebenarnya permasalahan seperti itu ternyata bisa disiasati lho dengan bentuk-bentuk menulis yang bisa kita pakai, sebenarnya ini merupakan tips untuk menulis diary yang saya ambil dari bukunya Ummu Harits yang judulnya Nulis Diary, Yuk! Tapi saya rasa ini bisa diaplikasikan untuk proses menulis apa pun.
Nah bentuk-bentuk menulis tuh setidaknya ada empat macam: Catharsis, Description, Free Intuitive Writing, dan Reflection.
1. Catharsis
Adalah tulisan untuk melepaskan perasaan. Metode ini bisa digunakan saat kita merasakan tekanan perasaan yang amat hebat sehingga membutuhkan penyaluran keluar. Tujuannya so pasti untuk membebaskan diri kita dari kemarahan, kebingungan dan kesedihan yang mendalam. Sehingga dapat mencegah diri kita dari self destruction (menghancurkan diri sendiri).
2. Description
Deskripsi atau kiasan dapat digunakan untuk menceritakan apa pun yang kita alami. Misalnya tentang suatu kejadian, orang, tempat, atau bahkan impian kita. Agar tulisan kita menarik, kita tidak perlu menceritakannya secara detail, tapi cukup yang penting-penting saja
3. Free Intuitive Writing
Bisa diartikan sebagai tulisan ilham bebas. Tulisan ini bersumber dari lubuk batin yang terdalam, seolah-olah berupa pesan dari bawah sadar penulisnya. Untuk melakukannya kita perlu melupakan diri kita dari kecerdasan pikiran kita, bakat-bakat kita, dan pengaruh orang lain. Gampangnya, nulis aja dengan cepat tanpa memikirkan topik apa yang akan kita tulis, demikian cepatnya sehingga kita tidak menahan sesuatupun dan tidak terbujuk untuk membaca ulang tulisan kita. Teruslah menulis demikian selama kita suka. Nah, fungsinya dari metode ini yaitu dapat menuntun seseorang memahami keberadaan, kepentingan, dan makna dari perasaan bawah sadar dan dorongan batinnya.
4. Reflection
Refleksi atau perenungan. Tulisan ini bisa berisi semua hal yang pernah kita alami, keberhasilan apa yang telah dicapai, kegagalan yang pernah di terima, harapan-harapan yang ingin didapat, dan masih banyak lagi.
Nah, setelah tau bentuk-bentuk tulisan, kita sudah mulai bisa memilih bentuk mana yang cocok untuk kita dan akhirnya bisa kembali semangat untuk nulis deh. Semangat!! (goodluck)
Tag: Menulis, bentuk tulisan, tips
Terkait:
-
Menulis untuk Mengenali Diri
Selasa, 14 Feb '12 13:52 -
Mengingat Gie dan sekedar catatan tentang Persma
Senin, 2 Mei '11 15:54 -
Menulis Itu Perlu
Selasa, 19 Apr '11 12:39
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Oo Zaki: Perlu
-
Wahyu Eko P: Penting
-
Irsyad Pabelanis: Bagus
-
faruq pabelanis: Bagus
-
bayulogi: Perlu
-
Rizki: Bagus
-
zahra: Penting

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat