Perempuan Indonesia (part 2) 3
Sabtu, 27 Mar '10 11:31
Perempuan Indonesia adalah perempuan-perempuan hebat di sepanjang masa. Memiliki kecantikan khas yang dipancarkan dari hatinya dan mencerminkan Negara Indonesia. Perempuan Indonesia adalah wanita yang tangguh dan kuat, dan tentu saja sangat bersahaja. Seorang wanita Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memajukan bangsa ini dengan segala kemampuannya. Sudah tiba saatnya untuk para perempuan ini maju, tampil dalam panggung politik, hukum, social, budaya, ekonomi dan segala aspek kehidupan bermasyarakat. Karena Indonesia adalah sebuah bangsa besar dan perempuan harus berada di garda depan dalam setiap proses metamorfosa bangsa ini.
Akan sangat di sayangkan jika kini masih banyak yang berpikir bahwa perempuan tidak layak untuk maju dan open minded pada setiap issue social. Janganlah melulu terpaku pada budaya patriakhi, yang mengharuskan perempuan melaksanakan kewajibannya tanpa memperoleh hak-hak yang adil. Kedudukan perempuan harus disejajarkan dengan kaum pria, perempuan mampu untuk melakukan hal-hal yang banyak dilakukan oleh pria karena sepertinya sudah tidak ada batasan apapun bagi perempuan untuk menunjukkan kemampuan. Polwan, tukang becak, security, pekerja tambang, nelayan, juru parkir, atlet, dokter, guru dan masih banyak lagi adalah sederetan profesi yang kini banyak dilakukan oleh perempuan. Banyak yang masih berpikir bahwa perempuan yang berdaya dan maju akan menyalahi kodratnya, hal itu tentu sangat menggelitik karena perempuan tahu apa yang ia lakukan dengan semua konsekuensinya. Yang perlu di ingat dalam tulisan ini adalah ketika perempuan itu melaksanakan haknya sebagai warga Negara Indonesia (seperti yang sudah dijelaskan diatas) mereka tidak lantas lupa pada kewajiban dasar mereka sebagai wanita. Ada keseimbangan diantara keduanya dan perempuan Indonesia yang cerdas akan dan harus mampu melakukannya.
Bicara fakta yang terjadi pada kehidupan perempuan saat ini sungguh memilukan, banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) membuat posisi perempuan benar-benar tidak dihargai, bukan berarti menyalahkan pria dalam kasus ini tetapi seharusnya pria juga bisa melihat potensi yang dimiliki perempuan. Sudah saatnya perempuan bangkit untuk membela kaumnya, memberdayakan perempuan dan memberinya kesempatan untuk berpendapat, melakukan aksinya perlulah dukungan dari semua pihak. Karena perlu di ingat juga sejarah bangsa Indonesia dalam proses merebut kemerdekaan dari penjajah ada peran serta perempuan di dalamnya, besar atau kecil sekalipun. Keberadaan seorang perempuan sebagai penengah konflik, yang berhati lembut akan membawa satu kedamaian bagi bangsa ini.
Sampai saat ini masih ada yang membatasi ruang gerak dan berkreasi bagi seorang perempuan. Budaya patriakhi yang masih melekat di masyarakat menjadi suatu tembok batas bagi kaum perempuan dalam usahanya memberikan kontribusi bagi kehidupan. Perempuan memiliki peran ganda, sebagai seorang wanita biasa ia harus menjalankan semua kewajibannya dan di saat yang sama ia berperan sebagi seseorang dengan kewajiban lain. Misalnya saja wanita biasa yang bekerja dan memiliki karir di suatu perusahaan dengan segala tugas yang dibebankan kepadanya dengan sikap professional mampu ia kerjakan. Di sisi lain sebagi seorang ibu ia memiliki kewajiban untuk mengurus segala persoalan yang ada dalam keluarga 24 jam penuh tanpa pamrih. Hal ini membuktikan bahwa perempuan adalah sosok yang kuat dan mampu mengatasi segala permasalahan.
Sudah saatnya semua membuka mata pada kekuatan seorang perempuan yang dapat mengubah hal kecil sekalipun di kehidupan kita. Perempuan-perempuan Indonesia yang maju akan menyumbangkan tenaga, pikirannya, visi dan misinya untuk mencapai tujuan satu Indonesia!..Indonesia yang maju,beradab dan meghargai segala perebedaan.
Tag: Perempuan
Terkait:
-
Ode untuk Mia
Kamis, 20 Jan '11 12:40 -
Ini Buat Anakku.
Selasa, 22 Jun '10 01:25 -
Feminis, Wajah Pemberontakan dalam Pergerakan
Senin, 15 Mar '10 00:48
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Rizki: Bagus
-
ketoles ARBIMAPALA: Bagus
-
sisca civitas: Responsif
-
ndt: Penting
-
faruq pabelanis: Bagus
Komentar:
namun, sy ykin prempuan2 indnsia jmn skRg sdh pntar2 mghdapi prmslhan2 mnygkut independensi drinya.
mslh prmslahan bdya, sy kira bkn mslah prmpuan sja, slruh klngan pun turut kna imbas kok..
jika trus2 an bgsa ini di buai acra2 cnta pghayaL, dn stsiun Tv trus meluruskan jalan2 acra tsb, alamat bdaya kita yg apik2,, ilang kabeh... ha3x
aq setuju sm sisca..maslah budaya adl maslah semua masyarakat Indonesia...
dan dgn kemampuannya perempuan Indonesia harus bisa menyelesaikan..
Silahkan login untuk memberikan pendapat