Golongan Tua VS Golongan Muda 2
Rabu, 17 Mar '10 21:58
Kisah ini terjadi semenjak indonesia belum merdeka,dimana pada tanggal 14 agustus 1945 Sutan Syahrir,Wikana,Darwis dan Chaerul Saleh ,mendengarkan berita kekalahan Jepang dari Sekutu melalui radio BBC.Setelah mendengar kabar bahwa jepang bertekuk lutut maka golongan muda mendesak Soekarno dan Hatta untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia,tapi golongan tua Lebih memilih untuk tidak terburu - buru dan menunggu saat yang tepat untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia karena mereka tidak ingin terjadi pertumpahan darah.Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI,Golongan Muda menolak karena menganggap badan ini sebagai bentukan Jepang,mereka menginginkan kemerdekaan melalui usaha kita sendiri dan bukan pemberian dari Jepang.Pada tanggal 15 Agustus 1945, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.Hingga akhirnya usaha para Pemuda indonesia Tidak sia- sia,pada tanggal 17 Agustus 1945 proklamasi kemerdekaan pun dibacakan.
Namun Pertarungan Golongan Tua VS Golongan Muda tidak hanya berlangsung sampai disitu, pada tahun 1965 - 1966 Golongan Muda melihat keadaan Golongan Tua (para pemuda ditahun 1945) telah menyimpang dari cita - cita kemerdekaan yang mereka perjuangkan sebelumnya.Para pemuda saat itu melihat Golongan Tua sebagai sosok yang harus dipersalahkan atas kemiskinan dan kelaparan yang menimpa bangsa indonesia.Para aktivis Mahasiswa ditahun ini menilai kepemimpinan Soekarno telah diisi dengan tindakan - tindakan Otoriter dan membuat hak rakyat miskin terinjak - injak.Hingga pada tahun 1967 Presiden pertama indonesia Ir.Soekarno "dipaksa" untuk turun "tahta".
Pertarungan berikut terjadi pada tahun 1996 - 1998 dimana keadaan bangsa indonesia semakin kacau karena tindak Korupsi,Kolusi dan Nepotisme yang mewanai kabinet Presiden Soeharto.Hingga pada tahun 1997 Krisis Moneter melanda Bangsa Indonesia tercinta yang membuat Rakyat yang takut untuk bersuara (karena intimidasi dari penghuasa) menjadi semakin hilang percaya.Dari sini pemuda (yang diwakili Mahasiswa) memberanikan untuk menjadi "Juru Bicara" Rakyat Indonesia,yang akhirnya harus bentrok dengan "Anjing - anjing" penguasa ditahun itu.Empat orang "Pahlawan Reformasi" gugur dalam bentrok itu,Mereka adalah Hafidhin Royan (mahasiswa Teknik Sipil), Hendriawan (Ekonomi), Elang Mulia Lesmana (Arsitektur) dan Hery Hartanto (Teknik Mesin).tapi perjuangan mereka tidak sia -sia karena pada 21 Mei 1998 Rezim Soeharto berhasil digulingkan oleh Mahasiswa.
Sejarah telah menceritakan pertempuran hebat antara Golongan Tua vs Golongan Muda dalam tujuannya membangun bangsa Indonesia yang lebih baik.Tapi sekarang Pemuda Indonesia sedang tertidur,terbuai diplomasi politik penguasa ataukah menantikan momen yang tepat (gerakan yang momentum saja)?jelasnya kita tidak pernah tahu sampai pada kesusahan dan kesamaan pendapat kembali terbentuk.
Tag: 1945, 1966 dan 1988
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
FF Haq: Biasa
-
Wahyu Eko P: Biasa
-
andi_tulungagung: Biasa
-
faruq pabelanis: Bagus
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat