Anjing Penjilat 2

Rabu, 17 Mar '10 21:50

Terbelenggu dengan rantai pemberian majikan,
dengan liurnya yang menetes
bermalas - malasan dalam kandangnya.
makanan datang...
ia kenyangkan perutnya,
minuman datang...
ia puaskan dahaganya,
si anjing rumahan hidup monoton
makan - tidur,,,
majikan datang ia menjilat,
tak jarang merengek minta tulang.
jika majikan melempar tulang
anjing yang harus mengejar.
hidupnya sangat membosankan...
majikan mengusir, menyingkirlah ia..
majikan memanggil, dengan lekas ia harus tiba..
sudah nasib memang menjadi anjing..
harus dengar apa kata majikan.
jika tidak ia bisa diusir dari rumah..
si anjing takut hidup di jalan..
ia lebih memilih menjilat dari pada mati kelaparan.


Tag: Puisi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Irwan Bajang 0 0
pengandaian yang lumayan menarik

tapi kalau berbicara puisi, kayaknya pengandaian yang lain juga masih banyak ya..hehehe
kasian anjing, selalu jadi simbol yang jelek2.
padahal kan sekarang banyak anjing yang mahal dan dicintai majikannya
hehehehe

Novrela 0 0
kalau dilihat dari satu sisi ya kelihatan jeleknya ja.., coba dri sisi positif, dia masih mulia mau menjaga harta benda majikan, mau menjaga keamanan lingkungan dari maling, sedangkan orang sudah sedikit yg peduli dg keamanan

Silahkan login untuk memberikan pendapat