Cinta bagi Manusia dan Hewan. 0
Senin, 8 Mar '10 15:09
Cinta merupakan kata yang cukup menyenangkan untuk dikatakan dan dibayangkan, namun bagi beberapa pihak cinta hanya menjadi racun yang akan menghancurkan hidup mereka. Mengapa hal semacam ini dapat terjadi? Karena banyaknya makna yang dimiliki dari kata cinta itu sendiri. Cinta dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki arti suka sekali atau sayang benar, namun pemahaman ini dapat beranak pinak hingga terjadinya perbedaan makna antar personal. Hal semacam ini amatlah sangat biasa dikarenakan ini permasalahan yang selalu disangkutkan dengan yang bernama perasaan.
Perasaan menjadi kunci utama untuk menentukan arti dari kata cinta itu sendiri. Cinta menjadi sangat buruk ketika seseorang merasakan hal yang tidak menyenangkan akibat perasaan yang tersakiti dan dicampakkan atau menjadi sangat mengagumkan ketika mereka dapat bersandingan dan berjalan dalam arah dan tujuan yang sama. Namun saat saya mencoba mencari arti kata dari perasaan dimana memiliki kata dasar rasa, berawalan “pe”, dan berakhiran “an”. Rasa merupakan tanggapan indra terhadap rangsangan saraf, namun saat telah mendapatkan awalan dan akhiran menjadi bermakna “pertimbangan batin (hati) atas sesuatu”. Jika hal tersebut diambil garis lurus terhadap pernyataan saya diatas maka akan mendapatkan penjelasan yang cukup.
Mengapa cinta selalu menjadi perdebatan yang selalu dicari dan dinanti oleh manusia? Mungkin dikarenakan adanya perasaan, dimana hal ini berdampak dalam setiap tindakan yang dilakukakan oleh manusia. Manusia memiliki perbedaan dengan makhluk lain karena adanya perasaan cinta atau dapat lebih mudahnya adalah nafsu. “Hewan juga punya cinta kok, nyata mereka melakukan hubungan sex dan menciptakan keturunan” mungkin ini beberapa hal yang terlitas dikepala, namun harus kita lihat kembali hewan melakukan itu semua bukan atas dasar cinta namun karena adanya insting untuk mempertahankan hidup (keturunan atau kelompok). Apabila pernyataan seperti itu masih tidak diterima maka kita dapat melihat sedikit imajinasi kecil kita, hewan bias melakukan pernikahan pada lawan jenisnya dan biasanya kemungkinan besar akan menghasilkan sebuah masterpiece (anak), namun jika manusia selalu berlandaskan cinta bukan hanya untuk mempertahankan hidup sebab setiap saya mendengar lagu dari salah satu penyanyi Indonesia yaitu “Dewi-dewi” yang berjudul “lakukan dengan cinta” membuat saya yakin bahwa kegiatan untuk melakukan hubungan sex adalah cinta.
Jadi dengan demikian mungkin mudahnya jika ingin mengerti cinta secara utuh adalah dengan memperbaiki perasaan kita bukannya mementingkan gengsi, lifestyle, atau pemuas nafsu belaka. Pilihlah semua dengan menjernihkan perasaan dan fikiran.
Terkait:
-
Sejenak Ingin Mengasihimu
Minggu, 22 Mei '11 15:32 -
REMAJA, PERASAAN DAN CINTA.
Kamis, 10 Feb '11 14:06 -
Mojok Sejenak di Bulan Puasa
Sabtu, 7 Agu '10 14:40
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Wahyu Eko P: Penting
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat