Bingung 6
Senin, 8 Mar '10 15:12
Sombong, angkuh, dan ringan tangan sudah menjadi panggilan bagi ku dari mereka yang selalu memandangku dengan ego dan rasa kemanusiaannya. Setiap ku coba untuk memberikan sebuah pelajaran dengan memukul. Menurut mereka saya “ringan tangan”, padahal untuk memberikan pembelajaran kepada seorang maling itu harus dipukul. Andai kata, kita memutuskan untuk mengantarkan atau melaporkannya maka polisilah yang akan mendapatkan keuntungan untuk menjadikan maling tersebut sebagai sasaran latihan tinju baja mereka.
Saat aku melangkahkan kaki ku menuju jalan kota aku selalu melalui banyak jalan dan jembatan, dimana biasanya dijadikan tempat untuk kumpul bagi para remaja desa. Menurut mereka saya “angkuh” karena walaupun kenal tidak pernah menyapa mereka disaat aku berpapasan dengan mereka. Andai kata, aku menyapa mereka aku hanya akan dijadikan bahan cacian dan cibiran saat aku menyapa mereka, lebih baik begini. Dari pada aku yang tertindas lebih baik aku yang menganggap mereka tidak ada.
Kemarin saat ada seorang kawan lama memanggil ku “Hai bro.” Aku tidak memandangnya ataupun menyapa balik. Menurut dia saya “sombong” karena tidak mau memberikan senyum ataupun balasan sapa kepadanya. Andai kata, aku memalingkan pandang ku padanya dan memberikan senyum padanya berarti aku telah mengganti nama pemberian orang tua ku dengan “bro”. Padahal dia sudah tau padahal aku adalah orang timur dari tempat kalian tinggal saat ini.
Terkait:
-
Mojok Sejenak di Bulan Puasa
Sabtu, 7 Agu '10 14:40 -
Batu Ponari Tak Mampu Sembuhkan Penyakitnya
Rabu, 26 Mei '10 20:25 -
Buat Kamu yang (Sedang) 'Sakit'
Kamis, 15 Apr '10 10:17
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Elly LPM Situs: Responsif
-
Wahyu Eko P: Perlu
-
Rizki:
-
Oo Zaki: Biasa
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat