wajah dunia pendidikan 6

Jumat, 5 Mar '10 20:19

seorang siswa SMU negeri berkeluh kesah kepada saya tentang UAN yang akan dihadapinya. bayang-bayang ketakutan tidak lulus dalam UAN sangat ia rasakan di saat-saat menjelang UAN dilaksanakan. sebuah fenomena yang menarik karena UAN belum terlaksana. akan tetapi ternyata sudah menghantui banyak pesertanya. selain itu, ketakutan dan kecemasan yang dirasakan tersebut banyak dilandasi oleh kejadian-kejadian mengerikan yang menimpa beberapa siswa ketika dinyatakan tidak lulus sebagaimana yang diekspose banyak media beberapa waktu yang lalu. hal tersebut telah cukup menasbihkan bahwa UAN sangat mengerikan dan menakutkan.

marilah sejenak kita mengalihkan pandangan dari kasus bank century yang terjadi. atau ricuhnya sidang paripurna DPR yang terjadi belakangan ini yang selama satu bulan lebih selalu menghiasi headline semua media di Indonesia. kedua kasus ini telah sukses menyita perhatian seluruh golongan masyarakat kita. semua media selalu memblow up keduanya sehingga banyak kasus yang terlupakan. seperti pada kasus UAN yang akan dihadapi pada bulan ini.

pelaksanaan UAN yang sempat dimajukan dari jadwal ini memantik banyak reaksi dari para pengamat dan praktisi dunia pendidikan terutama dari golongan oemar bakri. pasalnya mereka merasa belum siap dalam mempersiapkan anak didiknya. selain itu mereka juga beralasan secara materi belum tersampaikan sehingga hal ini mempengaruhi mental para peserta ujian.

ada hal yang menarik dalam bulan ini selain ketakutan para siswa dalam menghadapi UAN, bulan ini juga marak adanya istighotsah yang bertujuan untuk mempersiapkan mental para peserta UAN. di bulan-bulan yang lain acara ini jarang sekali ada. selain itu pada bulan ini juga banyak lembaga pendidikan yang mengadakan try out. hal tersebut sangat menarik pasalnya banyak lembaga yang berani menarik uang pendaftaran hingga kisaran ratusan ribu untuk mengikuti try out. mereka juga berani memberi jaminan untuk lulus dari UAN. uang yang telah dibayarkan bisa diambil kembali kalau mereka tidak lulus dalam UAN. sebuah kenyataan yang sangat memprihatinkan pasalnya keadaan ekonomi bangsa ini sedang mengalami fase kritis. selain itu yang menjadi pertanyaan akankah para siswa ini masih memfikirkan uangnya ketika ia tidak lulus?? tentu tidak...

disaat semua orang dialihkan oleh banyak kasus masih adakah yang memperhatikan dunia pendidikan kita.....??


Tag: LPM, dimensi

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

kailila 0 0
pendidikan, modal trpenting utk membangun SDM.
yg harus kita gandeng di tiap geraknya.

badan legeslatif mmliki peran penting trhdap sgla ssuatu yg brdmpak ekonomi dn sosial (pendidikan).
entahlah, sidang paripurna sja ricuh, semoga rerangka konseptual yg mreka buat tidak senasib.
smga krisis kepercayaan trhdap mreka, bsa jd cambuk.
sisca civitas 0 0
mka dr tu kta (mhsiswa) yg nntinya jd tLang pnggung bngsa, rjin2lah kuLiah.. OJO MBOLOS, ngKROng2 ae, dskusi2 tok.. he.
biar ntr jd tng krja yg pintar dpt mmperbaiki bgsa ini.

dkit2 pmrntah yg slah, sdhlah.... kita prbaiki dlu dri sndiri.
okeh..??
Rizki 0 0
sisca civitas: : )) saya sedikit pesimis dengan aktivitas akademik (kuliah), toh ternyata kuliah tidak bisa memberikan lebih apa yang kita mau, itulah sebabnya bergabung dengan organisasi mahasiswa itu perlu apalagi dengan Lembaga Pers Mahasiswa : D
sisca civitas 0 0
@riZky : wah,, wah,, psimis krna apnya? sstemnya?
atau dbuat psmis ma dri sndiri???
sy brsha kuliah dg baik, nmun ikt orgnssi LPM jg, mlgkapi saya.. itu sayaaa... he.
diaz..bram 0 0
thank 4 all
ismak al-farisi 0 0
uan memang membuat panik siapa saja; orang tua, guru, apalagi siswanya. kepala sekolahnya? janan ditanya lagi. ironisnya, hanya untuk medapatkan predikat "lulus", tak sedikit sekolah - sekolah yang menghalalkan cara - cara gelap. kualitas peserta didik dan keberlanjutan pendidikan mereka sangatlah penting untuk diperhatikan. trus kawal isu pendidikan, kawan!

Silahkan login untuk memberikan pendapat