Sejarah = Senjata? 5

Minggu, 28 Feb '10 04:14

Menelisik waktu dengan teropong manusia amat-lah sulit. Berjuta alasan menjadi sebuah propaganda dan juga landasan. Sejarah dan sejarah. Berawal dari keinginan seseorang untuk mencatat sebuah tragedi yang terjadi disekitarnya, layaknya diary. Seiring berjalannya para manusia untuk menemukan sesuatu yang baru akhirnya mereka menciptakan sebuah buku perjalanan dalam adventure-nya. Bermodalkan pena bulu dan sebuah kertas usang para sekertaris (mungkin) menorehkan apa-apa saja yang terjadi dalam masa-masa itu.

Namun lagi-lagi ego dan kepentingan beberapa pihak membuat sebuah ide cemerlang tersebut menjadi sebuah senjata yang sangat mematikan. Sejarah akhirnya hanya dijadikan sebuah alat untuk memenuhi ambisi. Mengapa hal itu dapat terjadi? Ya semuanya mungkin bermula dari sebuah keinganan untuk menorehkan namanya di dalam sebuah kisah yang akan diceritakan kepada seluruh keturunannya, namun akhirnya berubah menjadi sebuah propaganda.

Sampai saat ini bukanlah cerita atau sebuah catatan yang mampu menguak dan menorehkan sebuah sejarah, karena semua dapat dimanfaatkan demi kepentingan. Menilisik masa lalu saat ini harus menggunakan akal yang benar-benar jernih. Memancing di air keruh sebenarnya sangat menguntungkan karena banyak ikan yang bersembunyi disana, namun disana pula ular menantikanmu, dan itulah sejarah bagi ku.

Semoga esok tetaplah cerah walaupun kita setengah buta dalam melihat masa lalu. Tataplah pelangi jika kau mampu dan raihlah bintang saat kau bermimpi.

 


Tag: Sejarah, waktu, keilmuan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Rizki 0 0
"Sampai saat ini bukanlah cerita atau sebuah catatan yang mampu menguak dan menorehkan sebuah sejarah, karena semua dapat dimanfaatkan demi kepentingan"
Saya Agak terganggu dengan kalimat ini, apapun cerita nya catatan itu sangatlah penting, setidaknya sebagai rekam jejak sejarah lampau, Setidaknya dengan menulis sebuah catatan itu akan memaknai apa yang dialami saat itu (begitu yang kuyakini) : D
FF Haq 0 0
Namun saat kita menemukan fakta yang berbeda dengan apa yang kita dengar, baca, dan ketahui maka secara langsung otak akan memberikan respon. Entah itu akan berdampak baik atau buruk. Sekarang kita tidak pernah menemukan sebuah sejarah yang utuh tentang sesuatu, pasti memiliki cerita ganda atau lebih.
: )
Rizki 0 0
FF Haq: yah kan karena sejarah selalu ada rung kosong (abu-abu) dimana segala sudut pandang dapat bermunculan
Rizki 0 0
sory koreksi rung seharusnya ruang : )
FF Haq 0 0
Dan disanalah orang-orang yang saya maksud menjadikan sejarah itu alat kepentingan. : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat