Mencari yang Ideal 10
Senin, 8 Feb '10 04:35
"APABILA KRITIK HANYA BOLEH LEWAT SALURAN RESMI
MAKA HIDUP AKAN MENJADI SAYUR TANPA GARAM
LEMBAGA PENDAPAT UMUM TIDAK MENGANDUNG PERTANYAAN
TIDAK MENGANDUNG PERDEBATAN
DAN AKHIRNYA MENJADI MONOPOLI KEKUASAAN"
Penggalan puisi Alm.W.S.Rendra yang selalu terngiang di kuping dan sering saya benturkan di kehidupan nyata yang saya jalani sekarang. Ketika kritik hanya tersampaikan lewat saluran resmi yang dimana selalu dipermainkan dan diombang-ambingkan membuat banyaknya Aksi/Gerakan yang semakin marak di akhir tahun 2009 ini. Tak pelik lagi begitu banyak pro dan kontra yang mewarnai Aksi/Gerakan ini. Ketika bentuk penyadaran lewat kata-kata, tulisan dirasa belum mampu maka Aksi/Gerakan turun ke jalan dirasa perlu dilakukan.
Entah apa yang salah, sistemnya, orangnya ataukah tidak ada yang salah, lalu kita harus bagaimana?
Adnan Buyung Nasution pernah berujar "What Wrong with our country?" (Lepas dari kasus Markus).
Ini yang kemudian membuat semakin sadarnya masyarakat kita ataukah mereka belum sadar, atau mereka hanya ikut-ikutan saja tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Isu pergantian rezim kian berkembang, Revolusi total digembar-gemborkan. Tak tahukah mereka Revolusi itu berarti apa, itu paham apa, itu makanan kah, sistem kah atau apa?
Revolusi berarti pergantian suatu rezim secara total, mulai dari pucuk pimpinan, orang-orang yang berpengaruh, para tokoh2 terkemuka atau dengan kata lain kita memotong generasi yang sedang berkuasa.(Lebih jelasnya silakan di cari sendiri arti lengkapnya). Bisakah ini terjadi dan diimplementasikan di masa sekarang ini. Teringat akan sejarah G'30 S PKI dimana pembantaian masal dilakukan hanya untuk satu tujuan revolusi yakni komunis berkuasa. Berhasilkah gerakan ini, hanya dalam waktu sekejap gerakan ini dapat ditumpas. Penerapan kembali revolusi di kehidupan sekarang ini apakah mungkin, saya rasa tidak, entah kalau kalian semua berani untuk membunuh seperti yang dilakukan PKI dulu.
Era 1998 saya rasa itu bukan revolusi yang dilakukan melainkan reformasi total seluruh rezim (Saat Soeharto berkuasa). Sukseskah gerakan itu, jawaban saya iya, kita bisa mengetahui seluruh borok yang ada dalam negeri kita tercinta ini, lagu bagaimana prosesnya dan dampaknya hingga sekarang ini, apakah berjalan sesuai yang diharapakan. Bayangkan sudah 11 tahun sejak peristiwa 98' lalu sebuah negara dan sistem yang kita idam-idamkan untuk menjadi Ideal ternyata tidak menjadi se-ideal yang dibayangkan. Sistem Pendidikan, Hukum, Birokrasi, Pemerintahan tak mampu untuk menjadi se-ideal yang dicita-citakan. Ini yang kemudian memunculkan banyak gerakan perubahan, entah revolusi atau reformasi namanya (karena kita sudah kabur akan teologi sebenarnya), seperti membangun kembali Indonesia yang berdasarkan Hukum-Hukum Islam, ada juga yang ingin membangun dengan paham-paham ideologi lain(sosialisme, marhaenisme, komunisme dll)
Entah mana yang benar dan mana yang paling tepat dengan kondisi sekarang ini, yang jelas masyarakat kecil khususnya saya hanya berharap akses pendidikan murah, Sembako murah dan mudah didapat, Upah/Gaji pekerja sesuai dengan keahlian yang dipunyai, Kehidupan yang aman, damai, tentram dan sejahtera dan masih banyak hal-hal yang masih dan seharusnya bisa menjadi Ideal.
Tag: Kritik, Ideologi Revolusi
Terkait:
-
Kritik dan Peradaban
Kamis, 22 Des '11 11:08 -
BRENGSEK!!!
Jumat, 16 Apr '10 12:28 -
Buat Kamu yang (Sedang) 'Sakit'
Kamis, 15 Apr '10 10:17
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
FF Haq: Penting
-
Oo Zaki: Perlu
-
Wahyu Eko P: Perlu
Komentar:
Mangapa demikian, karena setelah saya pertimbangkan secara subyektif.... (ALah...) Sebenarnya banyak sekali kebijakan yang sangat baik untuk perkembangan daerah dan juga Indonesia secara luasnya. Tapi kembali lagi karena keserakahan dan pemahaman akan kebijakan itulah yang menjadikannya buruk dan cacat.
Jadi tidak 100% pemerintah dapat disalahkan, menurut saya...
Jadi sistem kontrol antar pemerintah dan warganya akan berjalan secara sinergis.
Dan pa bila ada kerusakan maka dapat saling menambal, bukannya saling mencari kambing hitam
Tahun '98 itu memang reformasi pemerintahan, siapa yg bilang bahwa itu revolusi?
W.S rendra emg keren ^_^
Silahkan login untuk memberikan pendapat