Negeri kita bersama... 26
Sabtu, 6 Feb '10 11:54
Lihatlah negeri kita
Yang subur dan kaya raya
Sawah ladang terhampar luas
Samudera biru...
Tapi rataplah negeri kita
Yang tinggal hanyalah cerita
Dari cerita dan cerita, terus cerita…(cerita terus)
Pengangguran merebak luas
Kemiskinan merajalela
Pedagang kaki lima tergusur teraniaya
Bocah-bocah kecil merintih
Melangsungkan mimpi di jalanan
Buruh kerap dihadapi penderitaan
Inilah negeri kita
Alamnya kelam tiada berbintang
Dari derita dan derita menderita…(derita terus)
Sampai kapankah derita ini (au-ah)
Yang kaya darah dan air mata
Yang senantiasa mewarnai bumi pertiwi
Dinodai
Dikangkangi
Dikuasai
Dijajah para penguasa rakus
Tag: Puisi
Terkait:
-
Bersenggama dalam kepala
Jumat, 28 Jan '11 15:09 -
Duka Cita Untuk Omi
Sabtu, 18 Des '10 04:35 -
bibir pelacurku
Jumat, 12 Nov '10 00:28
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Oo Zaki: Perlu
-
diaz..bram: Responsif
-
FF Haq: Bagus
-
Rizki: Bagus
-
sisca civitas: Bagus

Komentar:
Anak-anak pada kemana euy....????
JADI PENGEN OFF !!!!
Maap yo.....
Jadi ndak enak nih.....
skalian ngliat situasi jogja dg mata sndiri,,,Hohooo..
bsa aja kamu...ujan batu dari langit?
Jangan lupa kabari saya ya......
Hati2 dengan FF Haq
Asu kowe lah....... 3
msi blum trjamah Loch,,
subur, hijau, ada bbek n kerbau jlan barengan...ha3x
n mga ttep bgitu...
Wahyu Eko P: wah spekulasi anda ttng ffhaq salah..dy orang yg asik buat gabung...
sisca civitas: smga saja tiap daerah spti itu,,tidak akan lg ada hujan batu..,.(mgkn)..
@sisca: Menjaga memang lebih sulit namun menyenangkan dan penuh dengan petualangan.
@Wa: Brati saya normal dan anda abnormal
sngat hijau..sampai2 tidak ada celah untuk membendung banjir...
(ironis)
Silahkan login untuk memberikan pendapat