Sermo, Baca Dulu Dong Sebelum Nyerocos 2
Selasa, 5 Jan '10 20:36
"Sebetulnya dalam semua penelitian, semua gejala sosial punya banyak dimensi dan punya banyak versi. Seorang peneliti yang baik, akan berusaha memasukkan semua versi dan itu merupakan sebagian kecil dari revisi. Bagian yang lebih banyak lagi adalah mengenai Demokrat dan banyak sekali yang belum masuk. Itu sebabnya saya sudah memperhitungkan bahwa dari 183 halaman mungkin akan menjadi 250 halaman. Itu akan dikerjakan sementara mencetak cetakan kedua untuk melayani teman- teman di luar Jawa yang sama sekali tidak punya kesempatan meng-copy, membajak, atau download di internet. Sekarang buku saya sudah banyak dibajak. Itu hal biasa, karena dulu tulisan saya tentang Soeharto dan B.J. Habibie juga dibajak. Hanya karya yang bermutu yang dibajak orang. Karya yang tidak bermutu tidak." (George Junus Aditjondro)
Terkait:
-
Melarang Buku George hanya Lelucon
Rabu, 30 Des '09 05:36 -
Kutu Buku VS Kutu Google
Jumat, 28 Jan '11 14:14 -
Pengantar Buku "Jurnalisme Investigasi"
Sabtu, 26 Jun '10 15:57
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Kemuning: Biasa
-
Rizki: Biasa
-
Fandy Lasinrang: Perlu
-
FF Haq: Penting
-
Wahyu Eko P: Perlu
Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat