Universitas Jember dan Toiletnya 11
Kamis, 29 Okt '09 08:28
Toilet adalah bentuk nyata dari pelayanan publik. Untuk melihat bagaimana pelayanan sebuah institusi, dalam hal ini institusi pendidikan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melihat bagaimana kualitas toilet institusi tersebut.
Di Universitas-universitas yang tergolong baik dalam segi pelayanan, maka paling banyak akan berjalan linier dengan bagaimana toiletnya ditata dan dirawat (meskipun pernyataan ini harus diverifikasi lagi dengan menghadirkan data-data empiris yang cukup)
Dan, inilah representasi dari pelayanan publik Universitas Jember, selamat menikmati pemandangannya.
Tag: Pendidikan, Unej, Toilet, Pelayanan Publik
Terkait:
-
Sampah Mampet, Selamat Pagi Ketidakpe(r)dulian
Kamis, 29 Okt '09 09:15 -
Toilet Fakultas Sastra Unej Paling Artistik
Kamis, 29 Okt '09 05:38 -
Semakin Tinggi Penghargaan Manusia Terhadap Kekayaan, Semakin Rendahlah Penghargaan Manusia Terhadap Kebenaran, Keadilan, Kesusilaan, dan Nilai-Nilai Kemanusiaan
Rabu, 12 Okt '11 02:08
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
Irwan Bajang: Perlu
-
si berang-berang:
-
BJ: Responsif
-
Kemuning: Biasa
-
FF Haq: Responsif
Komentar:
emang Unej yang aneh...
Gimana?
bagaimana kita mau jadi yang terbaik,kalo tidak bisa membuang yang buruk,wuik,wuik,wik,bisa dilihat ini bukan sekedar hal sepele,tapi bagian penting dari sebuah institusi..sebuah toilet,sebuah pembuangan,sebuah filterisasi
bagaimana kita mau jadi yang terbaik,kalo tidak bisa membuang yang buruk,wuik,wuik,wik,bisa dilihat ini bukan sekedar hal sepele,tapi bagian penting dari sebuah institusi..sebuah toilet,sebuah pembuangan,sebuah filterisasi
kencing 500
boker 1000
kayak diterminal, siapa tahu kalau matanya ijo liat duit, kepala encernya berputar buat mencari keuntungan..
Hahahahaha...
(nyolong Husserl),
'back to things itself.'
maka jangan dianggap toilet sebagai tempat pelayanan publik de el el...
karena toilet itu tempat buang kotoran,
jadi biarkanlah seperti itu.
wkakakkaa.
Anekdot lama. Diceritakan dalam sebuah penerbangan terdapat tiga orang sahabat, masing-masing berasal dari Amerika, Jepang dan Indonesia. Pesawat tiba-tiba mengalami kerusakan. Pilot mengumumkan kondisi tersebut dan mengaku tidak punya solusi. Pilot meminta semua penumpang u/ menyelamatkan diri masing-masing menggunakan parasut yang tersedia, karena pesawat segera akan segera meledak.
Si Amerika langsung memasang parasut dan melompat keluar sambil meneriakkan “God Bless America.” Tidak mau ketinggalan, si Jepang menyusul sambil meneriakkan “Banzaaaiii.’
Saat hendak bersiap-siap melompat, pilot melihat sekelompok orang belum memasang parasut. Mereka berbicara satu sama lain, sambil minum dan makan snack. Pilot menanyakan, “apa yang kalian lakukan, ayo cepat, pesawat akan segera meledak.” Orang-orang tersebut, yang ternyata adalah orang-orang Indonesia menjawab, “Sabar pak, Nyantai wae, kami musyawarah dan mufakat dulu.”
~ jajaran rektorat Universitas Jember kemungkinan besar lgi intens bermusyawarah dulu
Yang menjadi pertanyaan sekarang SUDAHKAH MAHASISWA/i Unej mendapatkan hak penggunaan fasilitas? kalo belum, presuppositionnya adalah bahwa kuliah di UNEJ bisa dibilang gratis (alias tdk bayar sama sekali). Ini hanya sebuah praanggapan saja
bisanya cuna nyalahin doang
Silahkan login untuk memberikan pendapat